Breaking News:

Fahri Fadillah Minta Tolong Jokowi Usai Dinyatakan Gagal Masuk Polri, Beberkan Hasil Tes Buta Warna

Maka dari itu, Fahri Fadillah menyebut-nyebut nama Presiden Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mengusut kasus ini.

Editor: Mumu Mujahidin
(Instagram @hillarybrigitta)
Hillary Brigita Lasut suarakan pemuda gagal masuk Polri 

TRIBUNCIREBON.COM - Fahri Fadillah minta tolong ke Presiden  Jokowi setelah dinyatakan gagal lolos seleksi Bintara Polri di Polda Metro Jaya.

Padahal sebelumnya Fahri Fadillah masuk ranking 35 dari 1.200 peserta, namun tiba-tiba dinyatakan gagal dan namanya diganti orang lain.

Pihak Polri menyatakan jika Fahri Fadillah dinyatakan gagal karena mengalami buta warna parsial.

Gagal jadi calon Bintara gara-gara buta warna, Fahri Fadillah akhirnya membongkar bukti soal hasil tes mata.

Fahri Fadillah membantah bahwa dirinya buta warna. Fahri Fadillah pun membeberkan bukti.

Hillary Brigita Lasut suarakan pemuda gagal masuk Polri
Hillary Brigita Lasut suarakan pemuda gagal masuk Polri ((Instagram @hillarybrigitta))

Tak cuma satu bukti, Fahri Fadillah membongkar hasil tes mata di 2 rumah sakit yang berbeda.

Diwartakan sebelumnya, nama Fahri Fadillah tengah viral lantaran mengaku gagal menempuh pendidikan kepolisian.

Padahal sebelumnya Fahri Fadillah ini dinyatakan lolos tes calon Bintara Polri 2021 Polda Metro Jaya.

Dalam video yang diunggah Fahri Fadillah di akun TikToknya, ia mengaku telah lolos tes seleksi calon Bintara dan menduduki peringkat 35 dari total 1.200 peserta.

"Saya siswa Bintara Polri yang digagalkan ketika mau berangkat pendidikan. Saya sudah lulus terpilih, ranking saya 35 dari 1.200 orang dari Polda Metro Jaya," ujar Fahri, dilansir TribunnewsBogor.com dari akun Tiktok @fahrifadillah106.

Namun, kata Fahri, namanya mendadak hilang dari daftar calon Bintara.
Kemudian posisinya lantas digantikan oleh calon peserta lain dengan ranking di bawahnya.

Fahri pun mencurigai adanya siswa titipan yang menggantikannya dalam daftar calon Bintara.

"Ketika mau berangkat pendidikan nama saya digantikan oleh orang yang telah gagal (seleksi)," ungkap Fahri.

Maka dari itu, Fahri Fadillah menyebut-nyebut nama Presiden  Jokowi dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk mengusut kasus ini.

"Saya mohon kebijaksanaannya Bapak Presiden Joko Widodo dan Bapak Kapolri," ungkapnya.

Baca juga: Fahrifadillah Gagal Masuk Polri, Namanya Tiba-tiba Diganti Peserta Lain, Hillary Brigitta Bersuara

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved