Ibadah Haji 2022

Para Calon Haji di Majalengka Tampak Semangat Menjalani Bimbingan dan Manasik Haji

calon jemaah berhak menerima bimbingan manasik haji sebanyak dua kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Eki Yulianto/Tribuncirebon.com
Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Majalengka mengikuti bimbingan manasik haji di Gedung Islamic Center, Majalengka, Rabu (1/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Para calon jemaah haji asal Kabupaten Majalengka, Jawa Barat mulai menjalani bimbingan Manasik Haji di Gedung Islamic Center, Majalengka, Rabu (1/6/2022).

Hal ini menjadi bagian dari rangkaian ibadah haji yang ditetapkan Kementerian Agama.

Dalam bimbingan ini, para calon haji diberikan sejumlah materi seputar ibadah haji dan kondisi di tanah suci.

Selain itu, diberikan juga informasi penting tentang hak dan kewajiban calon jemaah haji serta fasilitas yang disiapkan panitia haji.

"Mulai hari ini sama besok bimsik (bimbingan manasik) dilakukan di tingkat kabupaten. Sementara untuk di tingkat kecamatan sebanyak 4 kali sudah dilaksanakan," ujar Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka, Mulyadi, Rabu (1/6/2022).

Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Majalengka mengikuti bimbingan manasik haji di Gedung Islamic Center, Majalengka, Rabu (1/6/2022).
Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Majalengka mengikuti bimbingan manasik haji di Gedung Islamic Center, Majalengka, Rabu (1/6/2022). (Eki Yulianto/Tribuncirebon.com)

Sesuai aturan, jelas dia, calon jemaah berhak menerima bimbingan Manasik Haji sebanyak dua kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.

Sementara, menurutnya, setelah tertunda selama dua tahun lantaran pandemi, tahapan ibadah haji kali ini memberikan antusiasme tersendiri.

Di mana, para jemaah yang seharusnya berangkat pada 2020 lalu kelihatan bersemangat mengikuti pembinaan.

“Kita bisa lihat, sebanyak 533 jemaah semangat sekali mengikuti kegiatan bimsik ini. Diawali tadi pembukaan oleh Bapak Bupati Majalengka," ucapnya.

Dalam beberapa materi yang bakal diberikan, Mulyadi turut menyampaikan beberapa hak yang akan diterima para calon haji.

Baca juga: Kemenag Upayakan Tahun 2023 Kuota Haji Jawa Barat Ditambah hingga 40 Ribu Orang: Kembali Normal

Kendati jumlah calon haji dipangkas lebih dari setengahnya, namun fasilitas yang diberikan lebih dari sebelumnya, salah satunya jatah makan.

Ia mengatakan, pada ibadah haji tahun lalu hanya diberi jatah dua kali makan.

Sedangkan, tahun ini para calon haji mendapat tambahan jatah makanan menjadi tiga kali sehari.

Ini berlaku di seluruh tempat, di setiap tahapan ibadah.

“Saya sampaikan atau yang telah tadi Pak Bupati sampaikan pada tahun ini ada inovasi baru, yaitu jatah makan 3 kali, sebelumnya hanya 2 dan tahun ini tambah 1 kali makan," jelas dia.

Lebih jauh Mulyadi mengatakan, kuota normal jemaah haji di Kabupaten Majalengka sebanyak 1.194 orang.

Namun, karena ada pembatasan, jadi yang akan berangkat tahun ini sebanyak 533 orang atau 46 persen dari kuota normal.

Para calon haji asal Kabupaten Majalengka ini nantinya akan terbagi dalam dua kloter.

Pemberangkatan pertama akan diterbangkan pada kloter 11, yakni pada 11 Juni mendatang.

Terdapat 411 orang yang berangkat dan seluruhnya berasal dari Kabupaten Majalengka.

Baca juga: Jadwal Keberangkatan Calon Jamaah Haji Asal Indramayu Dimulai 15 Juni 2022, Terbagi dalam 3 Kloter

“Kloter 11 itu nanti full asal Kabupaten Majalengka. Sedangkan kloter 39 akan dibagi dengan jemaah asal Bogor. Mohon doanya, mudah-mudahan diberi kelancaran dan tanpa kendala apapun,” katanya.

Sementara, salah satu calon jemaah yang mengikuti bimbingan manasik haji, Eva Novianawati (36) mengaku sangat antusias mengikuti bimbingan tersebut.

Pasalnya, hari ini merupakan hari yang ditunggu-tunggu sebagai awal menuju ke tanah suci dalam menunaikan ibadah haji.

"Alhamdulillah, akhirnya bisa bimbingan juga yang mana artinya sebentar lagi saya akan menunaikan rukun Islam ke-5."

"Ini momen yang dinantikan setelah dua tahun ditunda akibat pandemi Covid-19," ujar perempuan asal Desa Cipisung, Kecamatan Maja, Kabupaten Majalengka itu.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved