Breaking News:

Inilah Tiga Daerah yang Menjadi Wilayah Paling Rawan Begal dan Geng Motor di Jawa Barat

Kapolda Jabar pun, kata dia, sudah memberikan atensi untuk mengambil sikap dan tindakan atas maraknya begal dan geng motor diberbagai daerah. 

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Ilistrasi begal 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Bogor, Sukabumi dan Cirebon menjadi tiga daerah paling rawan geng motor dan begal di Jawa Barat. 

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, di Mapolda Jabar, Selasa (31/5/2022). 

"Dari data yang ada, seperti di Cirebon, Bogor dan Sukabumi, data data itu sudah banyak menimbulkan korban sehingga memang perlu diambil tindakan," ujar Ibrahim. 

Menurutnya, dampak dari kondisi tersebut membuat masyarakat merasa tidak aman dan nyaman saat bepergian malam hari. 

"Sampai kondisinya masyarakat merasa tidak nyaman berada di jalan apalagi yang berangkat malam, merasa resah otomatis kondisinya tidak akan dibiarkan," katanya. 

Baca juga: Belasan Anggota Geng Motor di Ciledug Cirebon Diciduk Saat Konvoi Sambil Live Streaming Cari Lawan

Tiga pelajar SMA di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, dibacok orang tidak dikenal, Senin (30/5/2022)
Tiga pelajar SMA di Kecamatan Cibeureum Kota Sukabumi, dibacok orang tidak dikenal, Senin (30/5/2022) (Dok Koramil Baros)

Kapolda Jabar pun, kata dia, sudah memberikan atensi untuk mengambil sikap dan tindakan atas maraknya begal dan geng motor diberbagai daerah. 

"Dari hal ini diintruksikan seluruh jajaran melalui Pak Karoops untuk melakukan operasi," ucapnya. 

Operasi pertama, kata dia, dinamai operasi bina kusuma yang berorientasi kepada preventif dan preentif atau pembinaan dan pendataan. 

"Sampai sekarang sudah ada 12 kelompok motor yang membubarkan diri dan tidak akan mengganggu kenyamanan masyarkat, sisanya geng motor yang lain tidak akan kita berikan ruang, masyarakat sudah resah dengan geng motor ini," katanya. 

Kemudian, ada operasi libas 2022, yang berorientasi pada refresif atau tindakan, dari orientasi operasi ini, Kapolda mengintruksikan kepada para Kapolres dan satuan wilayah untuk mengambil tindakan tegas kepada aksi-aksi kekerasan yang akan mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat. 

"Anggota dipersilakan mengambil langkah tegas, tapi perlu dicatat untuk kepolisian menggunakan senjata api ini merupakan pertimbangan dari anggota masing-masing di lapangan, dipertimbangan kan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan," ucapnya.

Baca juga: Begal dan Geng Motor Meresahkan Siap-siap Ditembak di Tempat, Ini Instruksi Langsung Kapolda Jabar

Instruksi Ditembak

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved