Kamis, 30 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Duh, Satu dari Empat Pelaku Pencabulan Bocah SD di KBB Ternyata Oknum Pegawai Dishub

Satu dari empat pelaku pencabulan terhadap siswi Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Padalarang, Bandung Barat ternyata seorang oknum pegawai Dishub

Tayang:
Editor: dedy herdiana
Tribun Maluku
Ilustrasi - Pencabulan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Satu dari empat pelaku pencabulan terhadap siswi Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ternyata seorang oknum pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) KBB.

Pelaku yang merupakan pegawai Dishub tersebut yakni berinisial ED (45), sedangkan tiga pelaku lainnya yakni AS (55), HR (47), dan ZK (17). Akibat perbuatannya ke empat pelaku ini sudah diamankan pihak kepolisian.

Ketua RT setempat, Sunar membenarkan bahwa satu dari tiga pelaku pencabulan terhadap bocah SD tersebut merupakan pegawai Dishub Bandung Barat yang bekerja di Balai uji Kir.

"Iya pelaku yang berinisial ED ini pegawai Dishub. Dia tahu korban ini mungkin karena lokasi tempat bermain korban memang sering di sekitar tempat uji Kir," ujar Sunar saat ditemui di rumahnya, Selasa (31/5/2022).

Baca juga: Bocah SD Dicabuli Berkali-kali oleh Empat Pria Tetangganya di Padalarang, Korban Kerap Murung

Sunar mengatakan, pelaku berinisial ED tersebut diamankan polisi Rabu (25/5/2022), sedangkan tiga pelaku lainnya yakni AS, HR dan ZK diamankan pada  Jumat (27/5/2022) sore.

"Saya dan pak RW ikut mendampingi penangkapan yang tiga pelaku karena mereka kebetulan warga saya semua,"   katanya.

Pelaku ED yang merupakan seorang office boy di Balai Uji Kir tersebut diduga melakukan aksi pencabulan terhadap korban di area Kantor uji Kir tempatnya bekerja. 

Sedangkan tiga pelaku lainnya, kata Sunar merupakan warganya sendiri yang berada tak jauh dari area uji Kir, bahkan kediaman mereka berada dalam satu lingkungan yang saling berdekatan. 

"Pelaku ZK masih di bawah umur, dia masih SMA. Saya mendapat laporan perilakunya yang sejak SMP memiliki kelainan, dia suka cunihin (genit) kepada anak-anak di bawah umur. Kalau HR bekerja serabutan, sedangkan AS suka jadi wasit sepak bola di KBB," ucap Sunar.

Sekretaris Dinas Perhubungan KBB, Fauzan Azima membenarkan, satu dari tiga pelaku pencabulan tersebut merupakan tenaga kebersihan di tempat uji KIR Dishub KBB, tetapi saat ini dia sudah diputus kontrak.

"Benar, tapi statusnya yang bersangkutan outsourcing, bukan pegawai tetap. Sekarang sudah diputus kontrak," kata Fauzan.

Untuk saat ini, keempat pelaku termasuk pegawai Dishub tersebut sudah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum atas dugaan tindak pencabulan terhadap anak di bawah umur. 

Kasatreskrim Polres Cimahi, AKP Rizka Fadila mengatakan, kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur yang dilakukan oleh empat pelaku ini sudah dilaporkan dan ditangani awal oleh Polsek Padalarang.

"Saat ini penyidikan ditangani oleh unit PPA Polres Cimahi dan terhadap pelaku telah dilakukan penahanan," kata Rizka.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved