Breaking News:

Bocah 6 Tahun Lindungi Ibunya dari Amukan Sang Ayah hingga Terkena Sabetan Pisau, Ini Kronologinya

LH melakukan tindakan penganiayaan terhadap istrinya MA (50) dan anaknya AL (6) menggunakan sebilah pisau, karena sedang mabuk.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin
Seorang bocah berusia 6 tahun menjadi korban tebasan ayah kandung di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Tindakan tidak terpuji dilakukan LH (50) warga Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (30/5/2022). 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang  bocah berusia 6 tahun di Baubau, Sulawesi Tenggara menjadi korban tebasan ayah kandung.

Pelaku berinisial LH (50) warga Kelurahan Lanto, Kecamatan Batupoaro, Kota  Baubau, Sultra.

LH melakukan tindakan  penganiayaan terhadap istrinya MA (50) dan anaknya AL (6) menggunakan sebilah  pisau, karena sedang mabuk.

Bocah 6 tahun itu terkena tebasan sang ayah karena ingin melindungi sang ibu.

Wakapolres Baubau Kompol Bahtiar menceritakan, kronologi peristiwa berawal ketika pelaku pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.

Ilustrasi pisau
Ilustrasi pisau (shutterstock)

Kemudian, pelaku membangunkan sang istri dan anaknya, Senin (30/5/2022) dini hari pada pukul 00.10 Wita.

Masih kondisi kaget terbangun, pelaku langsung memukul sang istri dengan menggunakan tangan dan mengenai muka.

"Anak dan istrinya itu bangun kaget, karena suaminya berteriak ingin membunuh istrinya," ujar Wakapolres  Baubau, Kompol Bahtiar.

"Saat anaknya melihat, si anak langsung memeluk dan melindungi ibunya, sehingga  pisau itu mengenai dirinya," jelasnya.

Akibat penganiayaan tersebut, bocah tersebut harus mendapatkan perawatan medis dengan enam jahitan pada tangan bagian kiri.

Baca juga: Suami Tega Aniaya Istri dan Anaknya Karena Masalah Ekonomi, Anggota DPRD Kuningan Angkat Bicara

 
Sementara itu, istri pelaku mengalami luka lebam pada pipi kiri.

Kompol Bahtiar mengungkapkan, motif pelaku melakukan  penganiayaan tersebut, karena mencurigai istrinya melakukan perselingkuhan.

Kini pelaku dan sebuah  pisau yang menjadi barang bukti telah diamankan di Mapolsek Wolio, Kota  Baubau, Sultra.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku LH disangkakan Pasal 80 Ayat (1) Jo Pasal 76C UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penerapan Peraturan Pengganti Undang-Undang RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 351 Ayat (1) KUHP.

Kata Kompol Bahtiar, dengan ancaman hukuman 3 tahun 6 bulan ditambah dengan 1/3 (sepertiga) dari ancaman hukuman. (*)

Baca juga: Suami Aniaya Anak dan Istri di Kuningan, Ternyata Ini Dugaan Alasannya Kata Kepala Desa Pangkalan

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

Berita lain terkait Bocah Kena Sabetan Sajam

Sumber: Tribun sultra
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved