Breaking News:

WASPADA, Aksi Perampok Bermodus Travel, di Tengah Jalan Aniaya Korban dan Kuras Harta

dari hasil pemeriksaan sementara ketiga tersangka merupakan komplotan perampok lintas provinsi yang bermodus travel gelap

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Petugas Polresta Cirebon membekuk komplotan perampok bermodus travel gelap tujuan DKI Jakarta. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Petugas Polresta Cirebon membekuk komplotan perampok bermodus travel gelap tujuan DKI Jakarta.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan, komplotan itu beranggotakan tiga orang yang berinisial MKA (18), DRA (25), dan NVP (25).

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan sementara ketiga tersangka merupakan komplotan perampok lintas provinsi yang bermodus travel gelap.

"Korban dalam aksi tersebut merupakan pemudik asal KabupatenBrebes, Jawa Tengah," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: Dua Perampok Toko Rias yang Sekap Pemiliknya di Cimahi Diringkus Polisi, Berikut Aksi dan Motifnya

Baca juga: Perampok Bawa Golok Beraksi di Ciamis, Sempat Duel dengan Pemilik Rumah, Begini Akhirnya

Ia mengatakan, dalam aksinya para tersangka berpura-pura menawarkan jasa angkutan travel kepada korban yang tengah menunggu bus tujuan Ibu Kota.

Saat itu, salah seorang tersangka mengaku sebagai penumpang yang sering menggunakan jasa travel tersebut untuk pulang pergi Jakarta - Brebes.

Sementara tersangka lainnya yang berperan sebagai pengemudi mengiming-imingi korban bahwa tarifnya lebih murah dan perjalanan yang lebih cepat.

"Ketiga tersangka berbagi peran, dari mulai pengemudi hingga penumpang, dan memperdaya korban bahwa travelnya lebih murah dibanding bus," kata Arif Budiman.

Namun, dalam perjalanan korban dibekap dan dipukuli kemudian diancam untuk menyerahkan seluruh barang berharganya kepada para tersangka.

Bahkan, korban yang tidak berdaya setelah dipukuli para tersangka juga dipaksa menyebutkan PIN kartu ATM miliknya.

Selain itu, kaki tangan korban diikat tali dan mulut serta matanya ditutup lakban kemudian dibuang di kawasan Bukit Ajimut, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon.

Korban yang ditinggalkan begitu saja berupaya mencari pertolongan dengan berdiri di pinggir jalan, dan saat itu ditemukan petugas Polsek Waled yang tengah berpatroli.

"Kami langsung bergerak cepat setelah menemukan korban di Bukit Ajimut, dan alhamdulillah ketiga tersangka berhasil diamankan," ujar Arif Budiman.

Arif menyampaikan, peristiwa tersebut terjadi saat arus balik Lebaran 2022, tepatnya pada Rabu (11/5/2022) kira-kira pukul 23.30 WIB.

Pihaknya juga mengamankan satu unit mobil Toyota Avanza hitam berpelat nomor B 1913 BVJ yang digunakan tersangka saat merampok korban.

"Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," kata Arif Budiman.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved