Breaking News:

Meresahkan Pria di Bandung Ini Rusak Masjid, Posyandu hingga Ancam Warga Sambil Bawa Senjata Tajam

Unit Reskrim Polsek Sindangkerta ringkus pria yang mengancam warga setempat dan melakukan perusakan rumah warga, masjid, dan posyandu pada 12 Mei 2022

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Anggota Unit Reskrim Polsek Sindangkerta amankan BB (26) yang mengancam warga setempat dan melakukan perusakan rumah warga, masjid, dan posyandu pada 12 Mei 2022 lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Seorang pria mabuk berinisial BB (26) ditangkap polisi di sebuah warung Kampung Babakan, RW 06, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pria tersebut diamankan anggota Unit Reskrim Polsek Sindangkerta setelah mengancam warga setempat dan melakukan perusakan rumah warga, masjid, dan posyandu pada 12 Mei 2022 lalu.

Kapolsek Sindangkerta AKP Yogaswara mengatakan, pelaku melakukan aksi perusakan itu dalam pengaruh minuman meras karena saat diperiksa pelaku tidak menyadari aksi yang sudah dilakukannya. 

"Sudah kami periksa dia mengaku tidak ada masalah dengan warga. Dia melakukan itu karena memang sedang mabuk dan tidak sadar," ujar Yogaswara dalam keterangan resminya, Senin (23/5/2022).

Baca juga: Pencuri Kotak Amal Masjid Pakai Mobil Terekam CCTV di Subang, Pelaku Berkaus Hitam

Anggota Unit Reskrim Polsek Sindangkerta amankan BB (26) yang mengancam warga setempat dan melakukan perusakan rumah warga, masjid, dan posyandu pada 12 Mei 2022 lalu.
Anggota Unit Reskrim Polsek Sindangkerta amankan BB (26) yang mengancam warga setempat dan melakukan perusakan rumah warga, masjid, dan posyandu pada 12 Mei 2022 lalu. (Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin)

Atas aksi perusakan yang dilakukan pelaku itu, masjid dan posyandu mengalami kerusakan hingga warga merasa geram dengan perbuatan pria mabuk tersebut.

Selain melakukan perusakan masjid dan posyandu, kata dia, pelaku juga mengacung-acungkan pedang yang dibawanya sambil mengajak warga yang ada di lokasi kejadian untuk berkelahi. 

"Jadi pelaku ini mengacungkan senjata tajam jenis pedang, kemudian menantang warga berkelahi. Dari situ dia merusak kaca rumah warga, masjid, dan posyandu," katanya.

Setelah kejadian itu, warga yang sudah merasa geram dengan perbuatan pelaku langsung melaporkan ke aparat kepolisian hingga akhirnya pria tersebut berhasil diamankan.

"Kami terima laporan adanya aksi seorang pria yang meresahkan masyarakat. Kemudian kami cek TKP lalu mengamankan pelaku di sebuah warung," ucap Yogaswara.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan Pasal 406 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara. 

Baca juga: Dua Gadis Remaja Digilir Delapan Pemuda Sekaligus dalam 3 Hari 2 Malam Nonstop, Ini Kronologinya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved