Breaking News:

Seorang Pria Dikeroyok Hingga Tewas di Leuweung Kaleng Bandung, Warga Tak Berani Melerai Karena Ini

Seorang pria DS (41) menjadi korban pengeroyokan, di Leuweung Kaleng, Katapang, Kabupaten Bandung, hingga meninggal dunia

Editor: dedy herdiana
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi - pengeroyokan 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG- Seorang pria DS (41) menjadi korban pengeroyokan, di Leuweung Kaleng, Katapang, Kabupaten Bandung, hingga meninggal dunia warga tak berani melerai karena pelaku menggunakan senjata tajam.

Kakak Ipar Korban, Alam, berharap para pelaku bisa dijerat dengan pasal hukum yang setimpal.

"Kami ini sudah mendengar dari saksi yang ada, bahwa korban di serang di rumah paman saya," ujar Alam, saat di Mapolresta Bandung, Minggu (22/5/2022).

Alam mengungkapkan,  menurut mereka para pelaku hanya membawa satu senjata tajam.

"Tapi menurut warga, semua bawa, banyak senjata, warga mau melerai pun semua pada takut karena semua ditodongkan senjata," kata Alam.

Kedelapan tersangka, yakni  BW (45), FR (39), AS (24), AP (29), RM (30), A (28), GGN (23), WG (53), telah diamankan jajaran Polresta Bandung. 

Baca juga: Betis Petani Diterkam Harimau di Kebun, Wajahnya Pucat, Saat Bisa Lepas Langsung Naik Pohon

"Saya berterimakasih kepada jajaran Polresta Bandung, yang begitu sigap 2X24 jam, berhasil mengamankan pelaku," kata Alam.

Alam mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus tersebut, kepada pihak kepolisian.

"Yang jelas di sini ada pembunuhan berencana, ada penculikan, ada juga penjarahan soalnya barang-barang almarhum, HP, Jaket dan dompet itu gak ada," katanya.

"Sekali lagi, terimakasih kepada Kapolresta Bandung, yang selama 2 hari, sudah menemani saya sampai ke pemakaman korban," ucapnya.

Baca juga: Dua Perampok Toko Rias yang Sekap Pemiliknya di Cimahi Diringkus Polisi, Berikut Aksi dan Motifnya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved