Breaking News:

Tak Perlu Kolektif, Siswa SMP Bisa Daftar Mandiri ke SMA/SMK Pilihan, Hanya dengan Syarat Ini

Kini, pelajar SMP tak perlu lagi menunggu pendaftaran kolektif yang dikoordinasi guru mereka pada penerimaan peserta didik baru (PPDB)

ppdb.disdik.jabarprov.go.id
ppdb.disdik.jabarprov.go.id 

TRIBUNCIREBON.COM - Tak lama lagi para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) akan segera memasuki ke jenjang yang lebih tinggi, Sekolah Menengah atas (SMA).

Bagi Anda siswa SMP ada informasi penting yang harus kamu ketahui.

Kini, pelajar SMP tak perlu lagi menunggu pendaftaran kolektif yang dikoordinasi guru mereka pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.

Pada PPDB tahun ajaran 2022-2023, para pelajar SMP bisa mendaftar sendiri ke SMA atau SMK yang dituju.

"Pelajar bisa datang langsung daftar ke sekolah yang dituju, atau daftar melalui online tanpa harus menunggu kolektif daftar dari sekolah," ujar Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah VI Provinsi Jawa Barat, Endang Susilastuti, usai melakukan sosialisasi PPDB pada para kepala sekolah di SMAN 1 Cianjur, Kamis (12/5/2022) dikutip dari Tribunjabar.

Endang menambahkan jika, teknis PPDB secara umum hampis sama dengan tahun lalu.

"Perbedaannya hanya hal tadi, tahun ini pelajar bisa daftar langsung secara mandiri," ujarnya.

Sistem jalur zonasi, kata Endang, masih berlaku dengan persentase 50 persen.

Sementara untuk jalur afirmasi mendapatkan kuota sebesar 20 persen, jalur prestais 25 persen dan jalur perpindahan hanay 5 persen.

Baca juga: INI Rekomendasi SMA Terbaik di Majalengka, Tentukan untuk PPDB Sebentar Lagi

Untuk SMK, 60 persen kuota diperuntukan jalur prestasi rapor. Prestasi kejuaraan hanya mendapatkan kuota 5 persen, prioritas terdekat [dengan sekolah] 10 persen, jalur afirmasi 20 persen, dan jalur perpindahan 5 persen.

Bagi siswa katagori miskin yang mendaftar di SMA atau SMK negeri namun tak diterima, KCD juga menyiapkan bantuan Rp 2 juta untuk tiga tahun pembelajaran di sekolah swasta.

"Pembagian akun sekolah akan dilakukan 17 Mei atau pekan depan. Untuk tahap pertama, siswa bisa mendaftar pada tanggal 6-10 Juni, sementara tahap dua pada 20-23 Juni. Nah, hari ini kami lakukan sosialisasi kepada semua sekolah negeri setingkat SMA/SMK agar apa yang kami sampaikan hari ini disampaikan kembali ke sekolah SMP sederajat," ujar Endang.

Sama seperti PPDB 2021, PPDB 2022 juga akan dilaksanakan secara luring dan daring.

Bagi siswa di daerah yang susah jaringan internet, maka PPDB diselenggarakan secara luring.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved