Breaking News:

Keroyok Seorang Pemuda, Ayah dan Anak di Bandung Barat Terancam 9 Tahun Penjara

Dua orang pria yang merupakan ayah dan anak ditangkap polisi karena terlibat kasus penganiayaan terhadap seorang pemuda

Editor: dedy herdiana
Tribunnews
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Dua orang pria yang merupakan ayah dan anak ditangkap polisi karena terlibat kasus penganiayaan terhadap seorang pemuda di Kampung Wahalir, RT 03/02, Desa Kidang Pananjung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Ayah dan anak berinisial BB (43) bersama RC (20) beserta JS (25) warga Desa Kidang Pananjung, Kecamatan Cililin itu melakukan pengeroyokan dan penusukan terhadap korban berinisial R (29) pada 2 Mei 2022 lalu.

Wakapolres Cimahi, Kompol Niko N Adiputra mengatakan, ayah dan anak bersama satu temannya itu memukuli korban secara bersama-sama, kemudian salah satu pelaku menusuk korban menggunakan sebilah pisau.

"Pelaku berinisial JS menusuk korban pada bagian punggung sebelah kiri. Saat hendak mencabut pisau yang menancap pada punggung korban, ternyata yang terangkat hanya gagangnya saja," ujarnya di Mapolres Cimahi, Kamis (19/5/2022).

Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Bocah 3 Tahun di Indramayu Hilang Hingga Dinyatakan Tewas di Sungai, Keluarga Syok

Baca juga: Bocah 6 Tahun Jadi Yatim Piatu Usai Ayah Ibunya Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Pantura

Sementara pisau yang saat itu digunakan pelaku untuk menusuk korban, masih tertinggal pada tubuh korban hingga akhirnya harus dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.

"Sebilah pisaunya masih tertinggal di badan korban. Alhamdulillah korban selamat karena saat itu langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

Niko mengatakan, motif dari pengeroyokan itu karena pelaku berinisial RC yang merupakan anak BB merasa tersinggung dengan ulah korban yang merupakan mantan suami kedua dari pelapor berinisial N.

"Pelaku BB ini memang ingin melindungi anaknya yang selalu diancam oleh suami dari saksi, akhirnya mereka bertiga mendatangi korban dengan maksud untuk menghabisi," ucap Niko.

Setelah kejadian itu, kata dia, korban melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian, kemudian anggota Polres Cimahi bersama Polsek Cililin langsung mendatangi Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan penyelidikan serta pemeriksaan saksi-saksi.

"Kemudian, pihak kepolisian mendapat informasi bahwa para pelaku sedang berada di wil ayah Ngamprah, Bandung Barat. Ketiga pelaku akhirnya berhasil diamankan," katanya.

Akibat perbuatannya, ayah dan anak beserta satu pelaku lainnya dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved