Breaking News:

Ruko yang Biasa Dihuni 4 Orang di Kuningan Terbakar, Puluhan Handphone dan Motor Ludes Jadi Gosong

Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi menerangkan bahwa kejadian kebakaran ruko tersebut milik Ibu Cawini (57) itu dihuni oleh 4 orang.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Tangkapan Layar Video
Puluhan ponsel dan satu unit motor jenis matic ludes terbakar setelah kebakaran melahap bangunan rumah toko di Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, Kuningan, Selasa (17/5/2022) pagi. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Puluhan handphone dan satu unit motor jenis matic ludes terbakar.

Hal itu terjadi saat sebuah rumah toko alias ruko yang berada di Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, Kuningan., dilanda kebakaran.

Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi menerangkan bahwa kejadian kebakaran rumah dan tempat usaha dengan ukuran 400 meter persegi itu milik Ibu Cawini (57) itu dihuni oleh 4 orang.

Keempat orang itu adalah ibu Cawini (57), Sidik Kurnia  (27), Elis Setiawati (25) dan Aidar (2).

Adapun lokasi kejadian itu berada di Rt 21 RW 05 Dusun 3 Desa Citenjo, Kecamatam Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Puluhan ponsel dan satu unit motor jenis matic ludes terbakar setelah kebakaran melahap bangunan rumah toko di Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, Kuningan, Selasa (17/5/2022) pagi.
Puluhan ponsel dan satu unit motor jenis matic ludes terbakar setelah kebakaran melahap bangunan rumah toko di Desa Citenjo, Kecamatan Cibingbin, Kuningan, Selasa (17/5/2022) pagi. (Tangkapan Layar Video)

Menurut Didi Sudiana, Kades Citenjo, kebakaran itu terjadi pada pukul 06.20 WIB.

Saat itu pemilik rumah Ibu Cawini (58) sedang mengajak cucunya yang bernama Aidar keluar rumah dan anaknya yang bernama Elis Setiawati (25) sedang mengantarkan pengantin saudaranya.

"Dari kegiatan tadi, selang beberapa menit kemudian ada tetangga korban Ibu Sindia Safitri (35) melihat kepulan asap disertai suara ledakan dari dalam rumah tersebut.

Saat bersamaan, saksi keluar rumah untuk melihat sumber ledakan dan sempat melihat KWH Rumah milik ibu cawini terbakar hingga api masuk ruangan kamar," katanya.

Dari kobaran api tersebut, masih kata Khadafi mengklaim bahwa api berhasil di padamkan pukul 09.30 WIB atau sekitar 1 Jam 45 menit dari kejadian.

"Mengenai sumber kebakaran diduga dari kosleting listrik dari dalam rumah. Setelah selesai pemadaman anggota berusaha mencari sisa barang berharga, dan masih ditemukan cincin emas dan kalung. Untuk diberikan pada keluarga korban," ujarnya. 

Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Total kerugian Rp 224 juta an. Jumlah kerugian itu akibat motor matic, puluhan Handphone yang sedang di Smservice, barang berharga, gabah hingga yang pecahan puluhan juta," katanya. (*)

Baca juga: Tiga Kades di Indramayu Dituntut Warganya di Pengadilan Negeri, Diminta Ganti Rugi Rp 4 Miliar

Baca juga: Cerita Lia, Perempuan di Majalengka Lolos dari Kejaran Begal, Sempat Dipepet dan Segera Lakukan Ini

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved