Breaking News:

Dua Penjual Kopi yang Sibuk Jualan di Lokasi Ceramah Habib Bahar bin Smith Dihadirkan sebagai Saksi

Dua penjual kopi di lokasi ceramah Habib Bahar bin Smith, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di PN Bandung

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman
Dua penjual kopi di lokasi ceramah Habib Bahar bin Smith, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung ( PN Bandung), Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (17/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Dua penjual kopi di lokasi ceramah Habib Bahar bin Smith, dihadirkan sebagai saksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Bandung ( PN Bandung), Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Selasa (17/5/2022).

Kedua saksi bernama Dedi Nasrudin dan Agung itu dicecar Jaksa penuntut umum (JPU) terkait situasi sebelum dan sesudah tabligh akbar yang diisi Habib Bahar.

Keduanya kompak mengaku tidak fokus mendengarkan ceramah Bahar yang disebut dalam dakwaan mengandung narasi bohong atau hoax.

"Lokasi saya dengan panggung ceramah Habib sekitar 70 meter, jadi enggak mendengarkan dengan jelas apa isi ceramahnya," ujar Dedi.

"Kalau saya jaraknya 100 meter dari panggung," ucap Agus.

Baca juga: Video Habib Bahar Sebut Haikal Hassan & Prabowo Pengkhianat Usai Sidang Beredar, Ini Kata Pengacara

Dedi menggambarkan bagaimana suasana saat ceramah berlangsung. Saat itu, kata dia, kondisinya ramai dipadati jemaah sehingga jarak pandang dan pendengaran pun minim, meski menggunakan pengeras suara.

JPU kemudian menanyakan apakah Dedi mendengar apa saja isi ceramah Bahar Smith.

Dedi mengaku, bahwa Ia tidak fokus mendengarkan, saat itu Ia sibuk meladangi pembeli.

"Saya kurang fokus, soalnya banyak orang menonton tabligh akbar. Ya kadang-kadang nonton, tetapi saya sibuk jaga anak dan jualan kopi jadi enggak terlalu fokus," kata Dedi 

Dedi mengungkapkan, Ia tak mendengar ada ucapan yang menyinggung soal Rizieq Shihab dipenjara gegara menggelar Maulid Nabi atau soal pembantaian enam laskar FPI, seperti yang didakwakan pada Bahar.

"Yang saya dengar, sebagian harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Kemudian, yang lain harus mencontoh istri Rasulullah dan para Habib," kata Dedi.

Baca juga: Kuasa Hukum Habib Bahar Sebut Pelaporan Terhadap Kliennya By Desain, Ini Alasannya

Selain itu, kedua saksi pun mengungkapkan bahwa tidak ada keonaran atau kekacauan seusai Bahar Smith menyelesaikan ceramahnya.

Suasana bubaran acara pun berlangsung tertib dan warga meninggalkan lokasi secara berbarengan.

"Waktu pembeli membeli kopi itu beringas atau happy-happy saja?," tanya salah seorang kuasa hukum Bahar.

"Happy saja," jawab Agus.

"Enggak ada keonaran?," tanya kuasa hukum lagi.

"Enggak ada," jawab Agus.

"Jadi aman-aman saja ya?," tanya lagi.

"Iya (aman)," jawabnya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved