Cara Kerja Nikuba Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar Kendaraan, Harus Gunakan Air Ini
Nikuba merupakan alat yang bisa mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan yang diciptakan Aryanto Misel
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Nikuba merupakan alat yang bisa mengubah air menjadi bahan bakar kendaraan yang diciptakan Aryanto Misel (67) warga Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.
Saat ditemui di kediamannya, Aryanto menjelaskan mengenai cara kerja Nikuba ialah memisahkan kandungan hidrogen (H2) dan oksigen (O2) dalam air (H2O).
Menurut dia, proses pemisahan kedua elemen tersebut melalui proses yang disebut sebagai elektrolisis di dalam Nikuba.
"Hidrogen yang dihasilkan dari proses tersebut dialirkan ke ruang pembakaran di mesin kendaraan bermotor," kata Aryanto Misel kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (14/5/2022).
Baca juga: Nikuba, Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar Buatan Warga Kabupaten Cirebon, Bisa untuk Mobil & Motor
Ia mengatakan, oksigen dari pemisahan itu pun dielektrolisis kembali menjadi hidrogen yang kemudian dialirkan lagi ke ruang pembakaran mesin kendaraan.
Namun, pihaknya mengakui tidak sembarang air yang bisa diubah oleh Nikuba menjadi bahan bakar kendaraan bermotor.
Air yang digunakan harus dipastikan kemurniannya dan bebas dari kandungan logam berat, sehingga bisa dikonversi menjadi bahan bakar.
"Saya pernah menguji pada sepeda motor matic, satu liter air cukup untuk pulang pergi Cirebon - Semarang, lebih irit dibanding BBM," ujar Ariyanto Misel.
Baca juga: Aturan Terbaru Naik Pesawat Minggu 15 Mei 2022, Bukan Hanya PCR dan Tes Antigen
Bahkan, Aryanto memastikan sepeda motor itu pun tidak ada kendala selama perjalanan hingga kembali ke Cirebon setelah proses uji coba tersebut.
Ia pun menampik jika Nikuba disebut sebagai alat penghemat BBM. Sebab, alat tersebut membuat sepeda motor benar-benar menggunakan air sebagai bahan bakarnya.
Pihaknya juga harus rela kehilangan tiga unit sepeda motor selama proses uji coba Nikuba yang berlangsung sejak lima tahun terakhir.
"Saya berusaha menyempurnakan setiap kekurangan yang ditemukan selama uji coba, dan alhamdulillah tahun ini Nikuba sudah jauh lebih baik dan berfungsi sesuai harapan," kata Aryanto Misel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/Bentuk-Nikuba-ciptaan-Ariyanto-Misel-Kabupaten-Cirebon.jpg)