Breaking News:

Politik Daerah

Soal Golkar, PAN dan PPP Berkoalisi, Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Buka Suara

Ketua DPD PDIP Jabar mengatakan, menjelang pesta demokrasi pada 2024 mendatang, tidak menutup kemungkinan partai lainnya akan melakukan hal serupa.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Ketua DPD PDIP Jawa barat, Ono Surono didampingi Bupati Majalengka Karna Sobahi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP) mengatakan menjadi hal yang wajar jika suatu partai politik (parpol) ber koalisi.

Melalui koalisi itu, disebut dianggap sudah memantapkan niatnya untuk patuh pada konstitusi dan menjaga amanah reformasi.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, menjelang pesta demokrasi pada 2024 mendatang, tidak menutup kemungkinan partai lainnya akan melakukan hal serupa.

Oleh karena itu, pihaknya menyebut koalisi itu sifatnya wajar.

Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono seusai kegiatan peringatan Hari Ibu di Gedung PGRI Indramayu Minggu (22/12/2019).
Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono seusai kegiatan peringatan Hari Ibu di Gedung PGRI Indramayu Minggu (22/12/2019). (Tribun Cirebon/ Handhika Rahman)

"Dan pastinya dalam waktu yang sudah dekat ini di 2024 yang pasti selain Golkar, PAN dan PPP ya mungkin dua partai lainnya juga sudah akan juga, koalisi yang serupa," ujar Ono saat ditemui di Gedung Islamic Center Majalengka dalam kegiatan halal bihalal DPC PDIP Majalengka, Sabtu (14/5/2022).

Sementara koalisi yang akan dilakukan PDIP sendiri, yakni hanya fokus ke seluruh pekerjaan politik kerakyatan.

Sebab, dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) nanti, PDIP bisa mengusung sendiri.

"Koalisi PDIP ya tetap kita fokus ke pekerjaan-pekerjaan titik kerakyatan. Apalagi terkait dengan Pilpres kan, PDIP bisa mengusung sendiri," ucapnya.

Sehingga, menurut dia, pihaknya belum berpikir untuk berkoalisi.

Baca juga: PKS Dukung Prabowo untuk Maju di Pilpres 2024 dan Siap Koalisi dengan Gerindra, Ini Kata Demokrat

Yang penting sesuai arahan Ketua Umum PDIP, seluruh kadernya bisa fokus bekerja berpolitik kerakyatan.

"Jadi kita tidak atau belum berpikir ke arah koalisi tapi yang penting sesuai dengan Ketua Umum DPD, DPC, PAC sampai anak ranting harus fokus untuk kerja-kerja politik kerakyatan," jelas dia.

Masih kata dia, kerja politik kerakyatan sendiri, bagaimana tiga pilar partai baik struktural, eksekutif dan legislatif menjadi satu kekuatan untuk bisa membumikan Pancasila.

Selain itu, politik kerakyatan seperti sandang, pangan, papan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, masalah agama dan budaya menjadi fokus kerja-kerja di tiga pilar tersebut.

"Tidak ada pengaruhnya, karena itu dinamika yang belum bisa menentukan gitu. Apalagi menghadapi pemilu legislatif, pasti tidak ada koalisi partai, karena masing-masing partai ingin dapat suara. Jadi mungkin koalisi itu ya tidak bersifat permanen," katanya.

Seperti diketahui, Golkar membangun koalisi dengan PAN dan PPP menuju Pilpres 2024.

Komitmen ketiga partai diumumkan usai pertemuan tiga ketua umum partai di Rumah Heritage, Menteng, Jakarta Pusat belum lama ini.

Baca juga: Safari Lebaran Prabowo Dinilai Pengamat Cuci Tangan, Kunjungi Jokowi, Megawati hingga Habib Luthfi

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved