Breaking News:

Ratusan Warga Usir Ketua RT & Keluarganya dari Desa Setelah Ketahuan Jadi Komplotan Polisi Gadungan

Warga geram karena Muslikin dan keluarganya terbukti ikut serta melakukan pemerasan terhadap beberapa tetangganya hingga ratusan juta rupiah.

Editor: Mumu Mujahidin
Kompas.TV
Tangkapan layar Keluarga Ketua RT dan keluarganya diusr warga dari Desa Balongwono, Mojokerto karena terlibat dalam pemerasan bersama 3 polisi gadungan, Rabu (11/5/2022) malam. 

TRIBUNCIREBON.COM - Ratusan warga di Mojokerto, Jawa Timur, rabu malam, mengusir paksa ketua RT dan seluruh keluarganya.

Pengusiran satu keluarga ini diduga kuat berkaitan dengan ditangkapnya oknum polisi gadungan beberapa waktu lalu.

Warga geram karena keluarga ini ternyata menjadi komplotan polisi gadungan yang kerap memeras tetangga sendiri.                         

Ratusan warga Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mengusir Muslikin, Ketua RT setempat.

Baca juga: Polisi Gadungan Tilang Pengendara dan Minta Rp 50 Ribu Selama Setahun, Kini Ditangkap

Tangkapan layar Keluarga Ketua RT dan keluarganya diusr warga dari Desa Balongwono, Mojokerto karena terlibat dalam pemerasan bersama 3 polisi gadungan, Rabu (11/5/2022) malam.
Tangkapan layar Keluarga Ketua RT dan keluarganya diusr warga dari Desa Balongwono, Mojokerto karena terlibat dalam pemerasan bersama 3 polisi gadungan, Rabu (11/5/2022) malam. (Kompas.TV)

Kepala Desa Balongwono Puji Wahyu Ningsih mengatakan masyarakat sudah resah dengan ulah komplotan polisi gadungan dengan oknum Ketua RT.

"Ternyata ada salah satu warga kami yang juga jadi pelaku (komplotan polisi gadungan). Ini membuat warga kami merasa tercoreng nama baik desa kami," tuturnya.

Awalnya pihak desa hanya mengundang lembaga untuk musyawarah ke balai desa, namun ternyata antusiasme warga Desa Balongwono ingin ikut menyaksikan langsung musyawarah.

Akhirnya ribuan warga menyaksikan langsung musyawarah di balai desa setempat.

"Musyawarah diputuskan secara mufakat dengan keputusan keluarga dari Fki (pelaku) untuk keluar Desa Balongwono selama-lamanya," ungkapnya.

Baca juga: Pemuda Indramayu Kepergok Jebol Atap Kamar Mandi Kos Cewek di Semarang, Kini Diusir Warga

Warga memaksa Muslikin dan seluruh keluarganya segera meninggalkan rumahnya malam itu juga.

Warga geram karena Muslikin dan keluarganya terbukti ikut serta melakukan  pemerasan terhadap beberapa tetangganya hingga ratusan juta rupiah.

Modusnya, anak dari Ketua RT ini menjadi penunjuk siapa yang akan menjadi sasaran komplotan polisi gadungan.

Komplotan ini berpura-pura menangkap warga dengan tuduhan menjadi pengedar narkoba, serta meminta tebusan uang hingga ratusan juta rupiah, agar si korban tidak dipenjara.

Untuk menghindari amuk massa, keluarga Ketua RT yang berjumlah empat orang ini, dikawal ketat anggota TNI Polri untuk meninggalkan rumahnya dan kampungnya.

Baca juga: Sejoli SMA Berbuat Tak Senonoh di Kafe, Diputarkan Surat Yasin Tapi Tak Berhenti Akhirnya Diusir

Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved