Advertorial

Komisi III DPRD Kota Cirebon Minta PPDB SMA harus Terselenggara Secara Transparan

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Cicih Sukaesih, mengatakan banyak orang tua calon peserta didik baru di Kota Cirebon yang minta tolong soal PPDB

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Komisi III DRPD Kota Cirebon saat rapat kerja bersama KCD Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Disdik Kota Cirebon, dan sejumlah kepala SMA Negeri di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (12/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Komisi III DPRD Kota Cirebon meminta Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk tingkat SMA dan sederajat di Kota Cirebon berjalan transparan tanpa kecurangan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Cirebon, Andi Riyanto Lie, mengatakan, sempat menemukan beberapa kecurangan yang dilakukan oknum tidak bertanggung jawab dalam PPDB di Kota Cirebon.

"Misalnya, terdapat calon peserta didik dari daerah lain yang tiba-tiba berdomisili di Kota Cirebon," kata Andi Riyanto Lie dalam rapat kerja bersama Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah X Jawa Barat, Disdik Kota Cirebon, dan sejumlah kepala SMA Negeri di Griya Sawala DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Kamis (12/5/2022).

Jajaran Komisi III DPRD Kota Cirebon dan Disdik Kota Cirebon saat rapat kerja bersama tentang PPDB tingkat SMP Kota Cirebon di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (30/6/2020).
Jajaran Komisi III DPRD Kota Cirebon dan Disdik Kota Cirebon saat rapat kerja bersama tentang PPDB tingkat SMP Kota Cirebon di DPRD Kota Cirebon, Jalan Siliwangi, Kota Cirebon, Selasa (30/6/2020). (Ahmad Imam Baehaqi/Tribuncirebon.com)

Bahkan, pihaknya juga sempat menginvestigasi ke Disdukcapil Kota Cirebon untuk melihat data kependudukan dan menemukan banyak anak yang pindah ke Kota Udang.

"Mohon maaf, banyak sekali anak-anak dari daerah lain yang berbondong-bondong pindah ke Kota Cirebon," ujar Andi Riyanto Lie.

Ia pun meminta semua pihak bekerja sama untuk menyelesaikan masalah tersebut, sehingga PPDB SMA dan sederajat lebih transparan, bersih, dan tidak merugikan siapa pun, khususnya warga Kota Cirebon.

"Kami ingin warga Kota Cirebon yang berpotensi dan memang haknya juga masuk ke SMA Negeri di Kota Cirebon, jika memenuhi syarat maka bisa diterima," kata Andi Riyanto Lie.

Baca juga: 7 SMA Negeri Terbaik di Wilayah Cirebon, Lengkap dengan Nilai UTBK dan Alamat Sekolah

Anggota Komisi III DPRD Kota Cirebon, Cicih Sukaesih, menyampaikan, banyak orang tua calon peserta didik baru di Kota Cirebon yang meminta tolong dan menyanyakan informasi terkait sistem PPDB.

Ia berharap, seluruh informasi yang berkaitan dengan PPDB SMA dan sederajat disosialisasikan secara masif, sehingga hak masyarakat Kota Cirebon terakomodir.

Sementara  Kepala Cabang Dinas Pendidikan (KCD) Wilayah X Provinsi Jabar, Ambar Triwidodo, memastikan seluruh kecurangan tersebut dapat diminalisir.

Pasalnya, pelaksanaan PPDB mengacu pada sistem dan ketentuan yang tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Petunjuk Teknis (Juknis) PPDB.

Ia juga berkomitmen untuk membangun komunikasi dengan pihak terkait agar pelaksanaan PPDB SMA dan sederajat di Kota Cirebon berjalan setransparan mungkin.

"Saya sangat setuju itu, dan mudah-mudahan PPDB bisa lebih transparan. Bagi kami selama mengikuti sistem, maka akan berjalan baik," ujar Ambar Triwidodo.

Baca juga: INI Rekomendasi SMA Terbaik di Wilayah Cirebon, buat Panduan PPDB Lengkap dengan Nilai UTBK

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved