Dengar Mantan Suami Nikah Lagi, Wanita Ini Nekat Loncat ke Dalam Sumur 15 Meter Bada Tarawih

Seorang wanita di Jawa Tengah nekat loncat ke dalam sumur bada tarawih saat mendengar mantan suaminya nikah lagi

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Warga bersama anggota Polsek Selopuro, sedang berupaya untuk mengangkat tubuh korban dari dasar sumur. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang wanita di Selopuro, Jawa Tengah nekat loncat ke dalam sumur karena sakit hati mantan suaminya nikah lagi.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Sumber Raden, Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro mendadak geger usai menjalankan salat Tarawih, Senin (18/4/2022) malam.

Seorang wanita bernama Mujiati (51), nekat mengakhiri hidup dengan cara loncat ke dalam sumur di rumah warga desa setempat.

Saat itu, janda asal Desa Jabung, Kecamatan Talun ini, sedang berada di rumah menantunya, Toni (40), 

Kapolsek Selopuro, AKP Suhartono, mengatakan anak dan menantunya tak menyangka ibunya akan berbuat senekat itu.

Hamizan Hadid Kamali (5 tahun) menganggap ada yang aneh anak yang dilaporkan hilang itu ditemukan di dalam sumur di Kampung Baru Ciaul Kibodas Rt 01/17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole,Kota Sukabumi, pada Kamis (7/10/2021).
Hamizan Hadid Kamali (5 tahun) menganggap ada yang aneh anak yang dilaporkan hilang itu ditemukan di dalam sumur di Kampung Baru Ciaul Kibodas Rt 01/17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole,Kota Sukabumi, pada Kamis (7/10/2021). (Tribunjabar/Dian Herdiansyah.)

Pada hari itu, korban mendatangi rumah menantunya yang berjarak sekitar 6 km dari rumahnya.

Seperti biasanya, setiap kali bertemu cucunya, korban langsung terlihat sumringah.

"Kata menantunya, selama di rumahnya beberapa jam itu (menyambangi cucunya) korban terlihat biasa. Bahkan, tak terlihat seperti orang yang sedang punya masalah berat atau akan melakukan tindakan nekat seperti itu," ungkapnya.

Beberapa menit sebelum ibu mertuanya melompat ke sumur, Toni keluar rumah.

Entah apa yang ada di pikirannya, korban tiba-tiba seperti kehilangan kesadaran.

Baca juga: Ibu Lempar Bayi Usia 30 Hari ke dalam Sumur, Akting Panik Cari Anak Sama Tetangga, Ini Kronologinya

Ia mengakhiri hidup dengan cara loncat ke dalam sumur yang ada di belakang rumah anaknya itu.

Kedalaman sumur itu sekitar 15 meter, cuma kedalaman airnya tak dalam atau tidak sampai 1 meter.

"Untungnya, hanya beberapa menit dari kejadian itu, ada orang yang mengetahuinya, (Warsi (54), tetangga anak korban. Itu karena ia mendengar suara air sumur yang mencurigakan. Suaranya seperti ada benda terjebur," paparnya.

 
Begitu dicek oleh Warsi, ternyata ada sepasang sandal di bibir sumur.
Yakin, ada orang terjebur, ia berteriak-teriak untuk memberi tahu warga kalau ada orang terjebur sumur.

Sesaat itu juga, sekitar pukul 21.00 WIB, warga gempar dan berdatangan ke sumur itu.

Hanya hitungan menit, beberapa warga dengan hanya menggunakan alat seadanya, di antaranya tangga bambu, berusaha menyelamatkan korban.

Tangga itu dipakai buat turun ke dasar sumur dan dipakai untuk mengangkat tubuh korban ke atas. Akhirnya, korban berhasil diselamatkan.

"Meski korban selamat dalam peristiwa itu namun malam itu, ia langsung dibawa ke rumah sakit karena banyak mengalami luka di tubuhnya. Mungkin, luka itu karena terbentur bebatuan sumur," kata AKP Suhartono

Informasi yang berkembang, aksi korban itu karena sakit hati mendengar kabar tentang mantan suaminya.

Baca juga: Seorang Pria di Tasikmalaya Ceburkan Diri ke Sumur, Sebelumnya Tulis Pesan Minta Dikubur di Kuningan

Entah mendapat kabar dari siapa, ia mendapat kabar bahwa mantan suaminya menikah lagi.

Meski sudah empat tahun berpisah, rupanya korban tak bisa melupakan kenangan bersama mantan suaminya.

Hingga akhirnya diduga sakit hati dan nekat untuk mengakhiri nyawanya.(fiq)

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"
Facebook: IntoTheLightID
Twitter: @IntoTheLightID
Email: intothelight.email@gmail.com
Web: intothelightid.wordpress.com

Berita lain terkait Wanita Paruh Baya Loncat ke dalam Sumur

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved