Breaking News:

GEGER, Warga Surade Temukan Mayat Wanita di Kolam, Saat Ambil Air, Ternyata Tetangganya

Warga Kampung Dangdeur Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan mayat. 

Editor: dedy herdiana
Dok Humas Polres Sukabumi
Warga dan petugas mengevakuasi jenazah perempuan yang ditemukan di kolam, Kampung Dangdeur Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi, Minggu (10/4/2022). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Warga Kampung Dangdeur Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan mayat. 

Perempuan mayat ditemukan warga di kolam bekas penggalian batu, Mingu (10/04/22) sekira pukul 05.30 WIB.

Kapolsek Surade AKP Asep Sundana melalui Kasi Humas Polres Sukabumi Ipda Aah Saepul Rohman mengatakan, penemuan mayat tersebut berawal dari adanya warga yang bermaksud akan mengambil air dikolam untuk memberi minum hewan peliharaannya. 

Baca juga: KECELAKAAN MAUT di Tanjakan Gentong Tadi Malam, Seorang Warga Bandung Tewas Langsung Diangkut ke RS

"Sesampainya di kolam malah melihat sesosok mayat yang sudah mengambang terlentang sehingga warga pun kaget kemudian berlari memberitahukan penemuannya kepada warga lainnya," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi identitas mayat perempuan tersebut bernama Anna (45) seorang Ibu Rumah tangga yang beralamat di Kampung Dangdeur RT.07, RW.10 Kelurahan Surade Kecamatan Surade Kabupaten Sukabumi.

"Berdasarkan keterangan warga disekitar bahwa korban sering mengeluh pusing dan penglihatannya sudah mulai buram atau tidak jelas," jelas Aah.

Baca juga: Cium Bau Busuk, Pemuda Indramayu Syok Lihat Kakaknya Meninggal Tak Wajar di Kamar

Masih menurut Aah lokasi kejadian dimana ditemukan korban, pada saat pagi hari masih gelap karena tidak ada pencahayaan atau lampu serta lokasi itu merupakan merupakan akses jalan korban menuju tempat bekerja.

"Korban sendiri sebagai buruh tani dan biasa beraktifitas pada pagi hari mulai pukul 05.00 WIB.

"Saat ini korban sudah dikuburkan pihak keluarga dan sebelumnya keluarga korban menolak untuk di Autopsi serta menganggap kejadian itu sebagai suatu musibah," pungkas Aah.


 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved