Breaking News:

Vonis 10 Tahun buat M Kace Penista Agama Picu Reaksi Ratusan Santri dan Ulama, Hakim Mendapatkan Ini

Proses persidangan terdakwa kasus penistaan agama, M Kace di PN Ciamis, dikawal ratusan santri dari berbagai pesantren di Ciamis termasuk para ulama

Editor: dedy herdiana
TribunJabar.id/Andri M Dani
Sidang kasus dugaan penistaan agama atas nama terdakwa M Kace dengan agenda pembacaan putusan (vonis)  di PN Ciamis, dijaga ketat ratusan petugas gabungan, Rabu (6/4). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS – Proses persidangan terdakwa kasus penistaan agama, M Kace di PN Ciamis, dikawal ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Ciamis termasuk para ulama dan tokoh masyarakat.

Begitu juga saat sidang vonis, Rabu (6/4/2022) lalu, ratusan santri termasuk para ulama mengawal jalannya persidangan.

Selama sidang yang agendanya pembacaan putusan ( vonis) tersebut, massa menggelar aksi unjuk rasa di ruas jalan Sudirman depan PN Ciamis.

Setelah sidang selesai sekitar pukul 14.45 WIB, setelah majelis hakim yang diketuai Vivi Purnawati SH MH dan hakim anggota Ahmad Iyud Nugraha SH MH serta Rika Emilia SH MH menjatuhkan vonis 10 tahun untuk terdakwa M Kace.

Sejumlah tokoh ulama yang semula hadir sebagai pengunjung sidang didaulat oleh massa pengunjuk rasa untuk menyampaikan sepatah dua patah kata.

Aksi massa yang melibatkan ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Ciamis termasuk para ulama dan tokoh masyarakat mengawal jalannya persidangan terdakwa kasus penistaan agama, M Kace di PN Ciamis, Rabu (6/4).
Aksi massa yang melibatkan ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Ciamis termasuk para ulama dan tokoh masyarakat mengawal jalannya persidangan terdakwa kasus penistaan agama, M Kace di PN Ciamis, Rabu (6/4). (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

Baca juga: Ratusan Santri dan Ulama Ucapkan Terima Kasih Pada Majelis Hakim Telah Vonis 10 Tahun Penjara M Kece

Diawali dengan tampilnya KH Maksum dari Ponpes Miftahul Huda Al Ostmaniyah Cikole Cijulang Cihaurbeuti, kemudian oleh KH M Syarif Hidayat dari Ponpes Al Hasan Bolenglang serta KH Nonop Hanafi dari Ponpes Miftahul Huda 2 Bayasari. Kemudian ditutup dengan doa oleh KH Maksum.

Para ulama pelaku sejarah longmarch santri pada aksi 212 tersebut mengucapkan terima kasih kepada aparat hukum.

Kepada jaksa penuntut umum (JPU) yang telah menuntut terdakwa penistaan agama, M Kace dengan tuntutan maksimal, 10 tahun penjara.

Ucapan terimakasih kepada majelis hakim yang sudah menjatuhkan vonis sesuai dengan tuntutan JPU.

“Juga kepada aparat kepolisian, TNI dan aparat keamanan yang telah mengamankan jalannya sidang. Sidang berjalan dengan kondusif aman dan lancar.

Hari ini petugas keamanan lebih banyak dari pengunjukrasa,” ujar KH Maksum, pengasuh Ponpes Miftahul Huda Al Otsmaniyah Cikole Cijulang Cihaurbeuti Ciamis.

Baca juga: M Kece Divonis 10 Tahun Penjara Atas Kasus Penistaan Agama, Sniper Brimob Siaga di Persidangan

Meski M Kace sudah di vonis berat, maksimal 10 tahun namun KH Maksum mengingatkan jangan sampai lalai.

“Kasus ini harus dikawal sampai ke tingkat banding (atau juga kasasi). Jangan sampai lalai, sekarang baru vonis (tingkat pertama) di PN Ciamis,” tuturnya.

Dan KH Maksum juga meningatkan aparat hukum, saat ini masih ada diduga pelaku penistaan agama yang masih “bebas” yakni pendeta Saefudin Ibrahim yang meminta 300 ayat Al Quran dihapus.  

M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis
M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

Dengan selesainya sidang hari terakhir kasus penistaan agama atas terdakwa M Kace tersebut, KH Maksum meminta para santri dan warga yang berunjukrasa untuk membubarkan diri dengan tertib dan damai.

“Pulang ke tempat masing-masing dengan tertib, tidak ada kegiatan di luar arahan para ulama,’ tegas KH Maksum.

Dan para pengunjukrasa pun membubar kan diri dengan tertib.

Arus lalu lintas yang semula dialihkan ke Jl Tanjungsari dan Jl Ciungwanara serta Jl Linkar Selatan, kembali dibuka  seperti semula. Jalur satu arah  lewat Jl Sudirman depan PN Ciamis.

Baca juga: Penista Agama, M Kace, Divonis Hukuman 10 Tahun Penjara, Massa Berunjuk Rasa di Luar Pengadilan

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved