Breaking News:

Kisah Maysaroh WNI Asal Indramayu Jalani Puasa di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Dilema Pulang Kampung

Maysaroh, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Indramayu di Ukraina menceritakan pengalamannya menjalani ibadah puasa

Foto istimewa/medsos
Maysaroh, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Indramayu di Ukraina. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Maysaroh, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Indramayu di Ukraina menceritakan pengalamannya menjalani ibadah puasa di tengah konflik antara Ukraina dan Rusia.

Berdasarkan informasi yang diterima Tribuncirebon.com, Maysaroh merupakan warga Kecamatan Anjatan.

Dia sudah tinggal di Kota Odessa, Ukraina sejak tahun 2017 lalu dan kini sudah menikah dengan pria di negara tersebut.

Baca juga: 12 Wanita di KBB-Cimahi Jadi Korban Penipuan Loker di FB, Diminta Kirim Video Tanpa Busana

Baca juga: Makin Nekat, Warga Ukraina Mulai Melawan Pakai Kue Beracun, 2 Serdadu Rusia Tewas

Video saat Maysaroh membagikan cerita soal Ramadan ditengah konflik Ukraina-Rusia banyak beredar di media sosial pada Jumat (8/4/2022).

Salah satunya yang diunggah akun instagram @indramayuinfo dikutip dari VOA Indonesia.

Maysaroh, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Indramayu di Ukraina.
Maysaroh, Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kabupaten Indramayu di Ukraina. (Foto istimewa/medsos)

Dalam video tersebut, Maysaroh mengatakan sempat dipandang kasian karena mesti menjalani puasa dengan tidak makan dan minum.

"Eh, bukannya kasian malah justru ini yang dikangenin orang muslim saya bilang, justru ditunggu-tunggu ini Ramadan," ujar dia dalam video tersebut yang dikutip Tribuncirebon.com.

Maysaroh menceritakan, kota tempat tinggalnya sudah kembali normal sejak konflik Ukraina-Rusia.

"Dulu di rumah setres, mencekam. Karena ledakan bam bim bom sering banget di dua minggu pertama," ujar dia.

Baca juga: Helikopter Milik TNI-AD Mendarat Darurat di Lapangan Bola Indramayu, Ini Penyebabnya

Lanjut dia, setelah 2 minggu itu, masyarakat mulai keluar rumah, aktivitas pun sudah kembali seperti biasa.

Di sisi lain, sejak tinggal di Ukraina pada 2017 lalu, untuk mengobati kerinduannya kepada tanah air, ia kerap masak masakan Indonesia.

Seperti saat hendak memasak menu untuk berbuka puasa, ia membuat tempe goreng khas Indonesia.

"Saya gak terlalu makan makanan Ukraina karena gak pas banget di lidah saya. Jadi saya masak ala-ala Indonesia begitu," ucap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved