Rabu, 29 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Pemuda Indramayu Kepergok Jebol Atap Kamar Mandi Kos Cewek di Semarang, Kini Diusir Warga

Pemuda asal Indramayu AN (17) membobol atap kamar mandi kos cewek di Jalan Wonodri Sendang, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Istimewa
Pemuda asal indramayu digiring warga karena kepergok membobol atap kamar mandi kos cewek di Jalan Wonodri Sendang, Semarang Selatan, Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Iwan Arifianto

TRIBUNCIREBON.COM,SEMARANG - Penjual angkringan, AN (17) membobol atap kamar mandi kos cewek di Jalan Wonodri Sendang, Semarang Selatan, Kota Semarang.

Saat melakukan aksinya, warga Lemahabang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat kepergok penghuni kos.

Ia diteriaki maling oleh dua cewek penghuni kos sehingga menjadi buruan warga, Senin (4/4/2022) sekira pukul 20.30 WIB.

"Iya, pemuda itu ngintip entah mau apa di lantai dua  kos diteriaki maling lari kejeblos plafon," jelas Kapolsek Semarang Selatan Kompol Untung Kistopo saat dihubungi Tribunjateng.com, Rabu (6/4/2022).

Pemuda asal indramayu digiring warga karena kepergok membobol atap kamar mandi kos cewek di Jalan Wonodri Sendang, Semarang Selatan, Kota Semarang.
Pemuda asal indramayu digiring warga karena kepergok membobol atap kamar mandi kos cewek di Jalan Wonodri Sendang, Semarang Selatan, Kota Semarang. (Istimewa)

Pelaku AN sebenarnya juga menghuni di rumah kos tersebut dan bekerja sebagai penjual angkringan. 

Selepas ketahuan membobol atap kamar kos, ia sempat berupaya menipu warga yang sedang memburu pelaku pencurian.

Tanpa disadari warga, ia masuk kembali ke dalam kamarnya lalu berganti pakaian.

Pelaku ikut mengejar maling yang sebarnya adalah dirinya sendiri alias maling teriak maling.

 
"Iya sempat ada alibi seperti itu, tapi berhasil ketahuan warga," jelasnya.

Pelaku dicurigai warga karena kakinya terluka.

Para warga yang curiga dengan kondisi korban lalu menginterogasinya.

Apalagi pelaku maling yang diburu warga sempat merusak beberapa plafon rumah sampai jebol.

"Orangnya itu, pelaku AN, tetangga sesama penguni kos," bebernya.

Selepas tertangkap, AN digiring ke kantor Polisi oleh ketua RT dan bos angkringan tempatnya bekerja.

Kejadian itu diselesaikan secara kekeluargaan sebab tidak ada barang hilang.

Akan tetapi warga menolak keberadaan pelaku di kampungnya.

AN diminta warga meninggalkan kampung Wonodri Sendang dan berjanji tidak akan kembali ke kampung itu.

"Iya sudah buat surat pernyataan, pelaku disuruh meninggalkan kampung tersebut," ucap Untung. (Iwn)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved