Breaking News:

M Kece Divonis 10 Tahun Penjara Atas Kasus Penistaan Agama, Sniper Brimob Siaga di Persidangan

Saat berlangsung, sidang vonis M Kece dijaga ketat petugas gabungan. BKO Brimob Batalyon D Polda Jabar sebanyak 85 personil, lengkap dengan sniper

TribunJabar.id/Andri M Dani
Sidang kasus dugaan penistaan agama atas nama terdakwa M Kace dengan agenda pembacaan putusan (vonis) di PN Ciamis, dijaga ketat ratusan petugas gabungan, Rabu (6/4). 

TRIBUNCIREBON.COM- M Kece telah di vonis 10 tahun penjara atas kasus penistaan agama.

Vonis M Kece tersebut dibacakan hakim di Pengadilan Negeri Ciamis, Rabu (6/4/2022).

Saat berlangsung, sidang vonis M Kece dijaga ketat petugas gabungan.

Ada 765 personil yang berjaga, dari TNI, Polri dan Damkar , Satpol PP, serta Dishub Ciamis.

Dengan rincian 440 personel Polres Ciamis, BKO dari Polres Tasikmalaya Kota, Polres Kabupaten Tasikmalaya, dan Polres Banjar kota masing-masing 30 personil.

BKO Brimob Batalyon D Polda Jabar sebanyak 85 personil, lengkap dengan sniper berikut dua kendaraan taktis (rantis).

Juga melibatkan 90 anggota TNI, Satpol, Damkar dan Dishub Ciamis 30 orang. Satu mobil unit pancar Damkar Satpol PP Ciamis juga disiagakan.

M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis
M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

Pengamanan jalannya sidang vonis atas terdakwa M Kace tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Ciamis Kompol Apri Rahman.

Terdakwa M Kace, dari ruang tahanan Polres Ciamis menuju PN Ciamis dibawa dengan menggunakan rantis dan penjagaan ketat petugas. Pengunjung sidang di PN Ciamis sebelum memasuki ruang sidang terlebih dahulu menjalani pemeriksaan metal detektor.

M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis
M Kace Jalani Sidang Vonis, Sidangnya Ketat Dijaga 756 Petugas Gabungan, Tiba di PN Pakai Rantis (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

 
Terdakwa dugaan penistaan agama, M Kace asal Kampung Burujul Desa Limus Gede Kecamatan Cimerak Pangandaran tersebut tiba di PN Ciamis Rabu (6/4) pukul 09.15 dan sidang dimulai pukul 09.30.

Sewaktu ditanya majelis hakim, terdakwa M Kace mengaku sehat dan siap menjalani persidangan meski mengalami gejala gangguan ginjal.

Pada sidang teresbut majelis hakim PN Ciamis bergantian membacakan amar putusan. Sampai menjelang pukul 11.30 siang pembacaan amar putusan masih berlangsung. Dan kemudian isidang skor untuk stirahat.

Sementara di luar gedung PN Ciamis, di ruas Jl Sudirman depan Gedung PN Ciamis berlangsung aksi unjukrasa.

Aksi unjukrasa tersebut diikuti ratusan santri dan ulama dari berbagai pesantren , ormas, tokoh masyarakat tidak hanya dari Ciamis tapi juga dari luar Ciamis seperti dari Tasikmalaya, Banjar, Kuningan, Sumedang, Garut dan daerah lainnya.

Perwakilan pengunjukrasa secara bergantian melakukan orasi.

Mereka menuntut, M Kace dihukum seberat-beratnya.

Menyusul aksi unjukrasa tersebut arus lalu lintas jalan utama jalur selatan via Ciamis di Jl Sudirman, terutama arus kendaraan adri arah Barat/Tasikmalaya dialihkan mellaui Jl Tunjungsari ke Jl Ir H Juanda dan kembali lagi ke Jl Sudirman Ciamis melalui Jl Ciungwanara dari jl Ir H Juanda .

Sementara arus kendatraan adrui atrah Ciamis menjuju Tasikmalaya normal seperti biasa (Tribunjabar.id/Andri M Dani)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com 

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved