Breaking News:

Herry Wirawan Divonis Hukuman Mati

BREAKING NEWS - Guru Bejat Herry Wirawan Divonis Hukuman Mati oleh PT Bandung

Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, mengabulkan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar atas vonis terdakwa Herry Wirawan. 

Editor: Machmud Mubarok
Tribun Jabar/Nazmi
Terdakwa kasus rudapaksa, Herry Wirawan tiba di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE. Martadinata, Kota Bandung, Selasa (15/2/2022).  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Pengadilan Tinggi (PT) Bandung, mengabulkan banding Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar atas vonis terdakwa Herry Wirawan

Dalam putusannya PT Bandung menerima permintaan banding JPU dan menghukum Herry Wirawan dengan hukuman mati

"Menerima permintaan banding dari jaksa/penuntut umum. Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana mati," ucap hakim PT Bandung, Herri Swantoro sebagaimana dokumen putusan yang diterima, Senin (4/4/2022). 

Putusan tersebut dibacakan dalam sidang hari ini. Hakim dalam putusannya juga memperbaiki putusan PN Bandung yang sebelumnya menghukum Herry Wirawan hukuman seumur hidup. 

"Menetapkan terdakwa tetap ditahan," katanya. 

Baca juga: Herry Wirawan Siapkan Bantahan Atas Banding Jaksa, Sudah Terima Habiskan Hidup di Dalam Penjara

Baca juga: Tak Cuma Hukuman Mati, Jaksa Minta Herry Wirawan Juga Bayar Restitusi dan Membubarkan Yayasannya

Adapun dalam perkara ini, Herry tetap dijatuhi hukuman sesuai Pasal 21 KUHAP jis Pasal 27 KUHAP jis Pasal 153 ayat ( 3) KUHAP jis ayat (4) KUHAP jis Pasal 193 KUHAP jis Pasal 222 ayat (1) jis ayat (2) KUHAP jis Pasal 241 KUHAP jis Pasal 242 KUHAP, PP Nomor 27 Tahun 1983, Pasal 81 ayat (1), ayat (3) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 65 ayat (1) KUHP dan ketentuan-ketentuan lain yang bersangkutan. 

Diberitakan sebelumnya, Herry Wirawan dianggap sudah menerima putusan hakim. Namun Ia tetap akan mengajukan kontra banding atau bantahan atas banding jaksa penuntut umum. 

Kuasa hukum Herry Wirawan, Ira Mambo mengatakan, pihaknya akan menyiapkan kontra memori banding atau bantahan setelah menerima memori banding JPU. 

"Kalau setelah kami menerima memori banding, itu kan akan dikirimkan ke terdakwa, itu pasti kami melakukan kontra, menjawab, kontra banding itu menjawab atas bandingnya jaksa, tapi menjawabnya ke Pengadilan Tinggi," ujar Ira, saat dihubungi melalui sambungan telepon  Rabu (23/2/2022). 

Baca juga: Herry Wirawan Tak Merespon Apapun Saat Ditanya Putusan Hukuman Seumur Hidup: Dianggap Menerima

Baca juga: Tak Cuma Hukuman Mati, Jaksa Minta Herry Wirawan Juga Bayar Restitusi dan Membubarkan Yayasannya

Herry Wirawan, dianggap menerima putusan hakim yang memvonisnya dengan kurungan penjara seumur hidup. 

Herry dianggap menerima putusan lantaran tidak menentukan sikap hingga batas waktu yang ditentukan. 

Menurut hukum acara, jika terdakwa tidam menentukan sikap atas putusan hakim selama tujuh hari setelah dibacakan vonis, maka dianggap menerima putusan. 

"Terdakwa setelah berkomunikasi kemarin dengan kami, tidak mengambil sikap jadi dianggap menerima, kalau secara hukum," ujar Ira Mambo. 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menemui Herry Wirawan, di Rutan Kebonwaru Bandung. 
Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menemui Herry Wirawan, di Rutan Kebonwaru Bandung.  (Dok. LPSK)

Menurutnya, tidak menentukan sikap merupakan hak dari terdakwa. Pihaknya tidak dapat memaksakan terdakwa mengambil keputusan. 

"Ya, jadi tetep itu hak terdakwa yah. Apakah menerima, pikir-pikir atau banding. Kami pun berkomunikasi terus dengan terdakwa dia tidak ambil sikap," katanya. 

Sebelumnya, JPU Kejati Jabar mengajukan banding atas vonis seumur hidup dari majelis hakim terhadap Herry Wirawan. Banding diajukan Jaksa ke Pengadilan Tinggi (PT) Bandung melalui Pengadilan Negeri (PN) Bandung

"Untuk perkara Herry Wirawan pada hari ini kita mengajukan banding atas putusan majelis hakim," ujar Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil di PN Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/2/2022).


 

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved