Breaking News:

Banyak Mayat dengan Tangan Terikat di Bucha Ukraina, Rusia Dituding Lakukan Kejahatan Perang

Hal itu berkaitan dengan ditemukan sejumlah jasad warga sipil di Kota Bucha, yang berada di wilayah Kiev, setelah tentara Rusia mundur

AFP/Sergei
Sukarelawan membawa mayat warga Ukraina yang terbunuh di kota Bucha, Ukraina pada 3 April 2022. Tampak tumpukan mayat korban perang Rusia Vs Ukraina diangkut ke atas mobil untuk dimakamkan. 

TRIBUNCIREBON.COM- Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB mengemukakan adanya kemungkinan Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina.

Hal itu berkaitan dengan ditemukan sejumlah mayat warga sipil di Kota Bucha, yang berada di wilayah Kiev, setelah tentara Rusia mundur dari wilayah tersebut.

Penemuan mayat yang diduga sebagai warga sipil Ukraina yang menjadi korban pembunuhan tentara Rusia.

Pada jasad-jasad yang ditemukan tersebut beberapa diantaranya diyakini tewas dengan dieksekusi.

Kementerian Luar Negeri Ukraina pun menegaskan bahwa Rusia telah membantai warga sipil Bucha.

Sukarelawan membawa mayat warga Ukraina yang terbunuh di kota Bucha, Ukraina pada 3 April 2022. Tampak tumpukan mayat korban perang Rusia Vs Ukraina diangkut ke atas mobil untuk dimakamkan.
Sukarelawan membawa mayat warga Ukraina yang terbunuh di kota Bucha, Ukraina pada 3 April 2022. Tampak tumpukan mayat korban perang Rusia Vs Ukraina diangkut ke atas mobil untuk dimakamkan. (AFP/Sergei)

Sedangkan Rusia membantahnya dan menegaskan bahwa itu adalah aksi provokasi dari Ukraina.

Namun, Kantor HAM PBB menilai adanya kejahatan perang yang dilakukan Rusia di Ukraina dalam kasus ini.

“Apa yang kami ketahui sejauh ini jelas meningkatkan pertanyaan yang serius dan mengganggu mengenai kemungkinan kejahatan perang dan pelanggaran berat terkait hukum kemanusiaan internasional,” bunyi pernyataan mereka.

Menurut badan dunia tersebut, sangat penting jasad tersebut bisa digali dan diidentifikasi.

 
“Dengan begitu, kerabat mereka bisa diinformasikan, dan penyebab kematian bisa ditetapkan sehingga membantu memastikan keadilan dan siapa yang bertanggung jawab,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved