Breaking News:

Polisi Dalami Kasus Pembegalan Remaja di Pakubeureum Majalengka oleh 10 Orang hingga Terluka Parah

Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febri Simosir mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan resmi dari korban pembegalan yang viral

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Tangkapan layar postingan warganet terkait aksi begal yang melukai warga di perbatasan Desa Pagandon-Pakubereum, Kabupaten Majalengka 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Satreskrim Polres Majalengka kini tengah mendalami kasus pembegalan yang dialami seorang remaja asal Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka pada Senin (28/3/2022) lalu.

Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febri Simosir mengatakan, pihaknya telah mendapatkan laporan resmi dari korban.

Di mana, laporan itu sendiri telah diterima pada pagi hari tadi.

"Sudah kita dalami (kasus pembegalan di Pakubeureum) itu. Tadi pagi korban sudah laporan," ujar Febri kepada Tribun, Kamis (31/3/2022).

Terkait bagaimana peristiwa itu bisa terjadi, Kasat Reskrim juga mengaku masih mendalaminya.

Tangkapan layar postingan warganet terkait aksi begal yang melukai warga di perbatasan Desa Pagandon-Pakubereum, Kabupaten Majalengka.
Tangkapan layar postingan warganet terkait aksi begal yang melukai warga di perbatasan Desa Pagandon-Pakubereum, Kabupaten Majalengka. (Istimewa)

Termasuk motif yang dilakukan oleh para terduga pelaku yang diketahui berjumlah 10 orang atau dengan menggunakan 5 buah sepeda motor.

"Namun, bagaimana kejadian itu kami masih dalami," ucapnya.

Febri menyampaikan, maraknya laporan tindak pidana kekerasan di jalanan yang disampaikan masyarakat belakangan ini, tentu Satreskrim Polres Majalengka tidak tinggal diam.

Disampaikannya, polisi akan terus menggencarkan patroli, khususnya pada malam hari.

"Razia akan kami terus gencarkan, tidak hanya dari Reskrim, tapi dari fungsi lain baik dari Polres maupun Polsek," jelas dia.

Baca juga: Pemuda Korban Begal di Majalengka Harus Jalani Operasi Akibat Alami Luka Serius, Begini Kata Dokter

Sementara, menurut keterangan korban bernama Febri Ardiansyah (17), aksi begal itu terjadi sangat cepat.

Saat itu, ia bersama 12 temannya melaju dari Desa Pagandon, Kecamatan Kadipaten menuju Desa Pakubeureum, Kecamatan Kertajati.

Para pelaku yang menggunakan motor langsung menghampiri dan melakukan aksi penyerangan kepada para korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved