Breaking News:

Ratusan Alat Esek-esek hingga Jutaan Batang Rokok Ilegal Dimusnahkan Kantor Bea Cukai Bandung

Total sex toy yang dimusnahkan mencapai 128 pcs. Barang-barang tersebut dipesan perorangan secara online oleh warga via Kantor Pos.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman
Ratusan alat esek-esek terdiri dari dildo hingga boneka dimusnahkan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandun, Jalan Rumah Sakit, Rabu (30/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Nazmi Abdurahman

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Ratusan alat esek-esek terdiri dari dildo hingga boneka seks dimusnahkan dengan cara dibakar oleh Kantor Bea Cukai Bandung.

Pemusnahan digelar di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandun, Jalan Rumah Sakit, Rabu (30/3/2022).

Total sex toy yang dimusnahkan mencapai 128 pcs.

Barang-barang tersebut dipesan perorangan secara online oleh warga via Kantor Pos.

"Barang-barang ini termasuk yang merusak moral bangsa dan juga dilarang," kata Kepala Kantor Bea Cukai Bandung, Dwiyono Widodo.

Baca juga: Ratusan Alat Esek-esek Impor Disita KPPBC TMP C Cirebon dan Dimusnahkan Bareng Rokok Ilegal

Ratusan sex toys terdiri dari dildo hingga boneka seks dimusnahkan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandun, Jalan Rumah Sakit, Rabu (30/3/2022).
Ratusan sex toys terdiri dari dildo hingga boneka seks dimusnahkan di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandun, Jalan Rumah Sakit, Rabu (30/3/2022). (Tribunjabar.id/Nazmi Abdurahman)

Selain alat esek-esek, Bea Cukai Bandung juga memusnahkan sejumlah barang yang perlu perizinan Polri namun tidak ditempuh oleh pemesan.

"Seperti senjata tajam, senjata api hingga busur serta anak panahnya. Itu juga dimusnahkan karena tidak ada izin edar dari Polda Jabar," terangnya.

Peralatan elektronik juga turut dimusnahkan dengan dilindas menggunakan alat berat karena masuk ke Indonesia tanpa bea cukai.

Rokok Ilegal

Pemusnahan barang bukti juga meliputi hampir dua juta batang rokok ilegal yang disita dari tiga tersangka dengan lokasi di Kecamatan Dayehkolot dan Rancaekek Kabupaten Bandung serta di Kecamatn Cimanggung Kabupaten Sumedang.

"Penyitaan rokok ilegal ini karena tidak ada pita cukai. Kami sita dari tiga tersangka dalam operasi gempur rokok ilegal," ucapnya.

Selain itu, ada juga 1.831 botol berisi minuman keras hingga 42 cairan vape yang disita.

Obat-obatan dan kosmetik juga turut disita. 

Total barang bukti yang dimusnahkan senilai Rp 1.3 M leboh sedangkan potensi kerugian negara yang dapat terhindarkan mencapai Rp 636 miliar lebih.

Baca juga: Jelang Ramadan, Enam Ribu Lebih Botol Miras Dimusnahkan Polres Majalengka

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved