Breaking News:

Salah Satu Penyekap Ibu dan Anak di Garut Ternyata Rekan Bisnis Korban, Dikenal Kerap Mabuk-mabukan

Pelaku penganiayaan ibu dan anak berjumlah tiga orang Yandi Mardiandi (37), Devi Candra Firmansyah (45) dan Abdul (35), ketiganya warga Garut.

Editor: Mumu Mujahidin
tribunjabar.id/Sidqi Al Gifari
Rifda Abidah warga Garut, Jawa Barat jadi korban perampoakan saat diwawancarai Tribunjabar.id di kediamannya, Kamis (24/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Pelaku penganiayaan terhadap seorang mahasiswi di Garut kini sudah diamankan pihak kepolisian.

Pelaku berjumlah tiga orang Yandi Mardiandi (37), Devi Candra Firmansyah (45) dan Abdul (35), ketiganya merupakan warga Kabupaten Garut.

Kapolsek Samarang Kompol Jajang mengatakan pelaku melanggar KUHP Pasal 170 sub 351, sub 406 dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

"Polsek Samarang Polres Garut saat ini telah mengamankan terduga pelaku, untuk proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya saat gelar jumpa pers di halaman Mapolsek Samarang, Kamis (24/3/2022).

Baca juga: Rifda dan Ibunya Disiksa Bahkan Diancam akan Dibunuh 3 Pria yang Bobol Rumahnya: Saya Kira akan Mati

Rifda Abidah warga Garut, Jawa Barat jadi korban perampoakan saat diwawancarai Tribunjabar.id di kediamannya, Kamis (24/3/2022).
Rifda Abidah warga Garut, Jawa Barat jadi korban perampoakan saat diwawancarai Tribunjabar.id di kediamannya, Kamis (24/3/2022). (tribunjabar.id/Sidqi Al Gifari)

Ia menuturkan pihaknya saat ini masih mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk kasus tersebut.

Dalam jumpa pers itu ketiga pelaku tidak ditampilkan ke publik karena sedang menjalani proses pemeriksaan di Polres Garut.

Kompol Jajang mengatakan motif dari penganiayaan dan pengrusakan yang dilakukan oleh tiga orang pelaku itu hingga kini masih diselidiki.

"Belum kepada perampokan, tidak ada yang hilang, ada yang pecah dan rusak salah satunya kaca dan jendela," ucapnya.

Kerugian lain menurutnya ada satu unit ponsel milik korban yang rusak akibat direbut dan dilemparkan pelaku.

Yandi dan Devi merupakan rekan kerja dari ibu korban yakni Solihati Nurzanah (42), mereka sebelumnya pernah bekerja sama dalam bisnis namun gagal mendapat keuntungan.

Sehingga kerugian dibebankan kepada korban sebagai bentuk hutang.

Solihati Nurzanah mengatakan selama berbisnis dengan Yandi, banyak hal yang merugikan pihaknya, di antaranya Yandi yang bersifat temperamen dan sering mabuk- mabukan.

"Jadi orangnya juga sering bermasalah, apalagi tukang mabuk," ujarnya.(*)

Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Detik-detik Menegangkan Penyekapan Mahasiswi dan Ibunya di Garut

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved