Mobil Masuk Jurang di Kuningan
Update Kecelakaan Maut Minibus Masuk Jurang di Kuningan, Petugas Polantas Ungkap Begini
Kecelakaan maut minibus masuk jurang yang terjadi di Tanjakan Bojong, Desa Bangun Jaya, Kecamata Subang, hingga kini belum ada pendalaman kasus
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Kecelakaan maut minibus masuk jurang yang terjadi di Tanjakan Bojong, Desa Bangun Jaya, Kecamata Subang, hingga kini belum ada pendalaman kasus.
"Untuk kasus kecelakaan maut, kita belum bisa melakukan pendalaman lebih. Karena, dalam kecelakaan itu ada beberapa penumpang yang sedang menjalani perawatan medis," ujar Kanit Laka Polres Kuningan Iptu Mukhali mewakili Kasat Polantas Polres Kuningan, AKP Dadang saat dihubungi ponselnya, Senin (21/3/2022).
Kanit Laka mengatakan, saat ini minibus yang masuk jurang itu sudah diamankan di Mapolsek Subang. "Ya untuk mobil sudah dievakuasi dan kini diamankan di Polsek Subang," katanya.
Baca juga: Bocah 6 Tahun Tewas di TKP Kecelakaan Mobil Masuk Jurang karena Tak Kuat Menanjak di Kuningan
Mukhali menyebutkan dalam kecelakaan maut itu, penumpang dan pengemudi serta korban masih saling kenal alias ada ikatan keluarga.
"Untuk terlibat dalam kecelakaan itu, mereka masih saudara. Baik pengemudi, korban dan penumpang lainnya," katanya.
Mengenai sopir maut, kata Mukhali, setelah pendataan, diketahui memiliki Surat Izin Mengemudi. "Sopir punya SIM. Nah, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Kita tunggu hingga kondisi mereka membaik. Nanti, apakah benar akibat ketidak mahiran dalam berkendara atau memang hal lain yang menyebabkan terjadinya kecelakaan tersebut," ujarnya.
Kecelakaan maut minibus masuk jurang langsung mendapat penanganan dari petugas kepolisian. Dalam keterangannya, Kapolres Kuningan AKBP Dhany Aryanda menyebut peristiwa itu masih dilakukan pendalaman dan pengumpulan data serta keterangan saksi - saksi.
Adapun dalam peristiwa kecelakaan itu melibatkan, sebuah kendaraan Isuzu Panther dengan nomor polisi D 1612 RG.
Kemudian untuk identitas pengemudi itu bernama Rahwan (53) yang juga warga Bin PANGGIH (Alm), Kuningan 21 Juni 1969, Dusun Kutamanggu, Rt 01 Rw 01 Desa Kutawaringin, Kecamatan Selajambe. "Akibat dari kecelakaan itu, pengemudi mengalami luka patah tulang kaki kanan, patah tulang tangan kanan di bawa ke RSUD 45 Kuningan," ujarnya.
Kemudian, untuk penumpang bersebalahan dengan pengemis itu diketahui bernama Titin Hartini (41) juga mengalami luka patah tulang kaki kanan, patah tulang tangan kanan di bawa ke RSUD 45 Kuningan.
Baca juga: 4 Penumpang Luka-luka dalam Kecelakaan Mobil Masuk Jurang di Kuningan yang Tewaskan Bocah 6 Tahun
"Untuk penumpang berada di tengah itu bernama Eti Sarti (57) hanya mengalami luka ringan dan sedang menjalani perawatan di puskesmas daerah setempat. "Untuk penumpang yang di tengah itu mengalami luka ringan dan sekarang menjalani perawatan di puskesmas daerah setempat," ujarnya.
Selain tiga orang penumpang yang mengalami luka ringan dan luka berat tadi, ada penumpang lain yang diketahui bernama Sulaiman (55), Ada Ny Eroh Derah (65), Juned (47), Rosyid (58). "Sedang untuk korban sendiri bernama Arsyafa Nabila Septiany. Diketahui korban mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal dunia seketika," katanya.
Sesaat sebelum kecelakaan terjadi, kata dia menyebut semula kendaraan roda empat itu melaju dari arah Ciamis menuju arah Subang (Kuningan) atau Timur ke Barat.
"Namun, setibanya di tempat kejadian pada saat melintasi jalan menanjak hilang kendali hingga mobil mundur dan masuk jurang yang berada di sebelah kiri," katanya.
Informasi sebelumnya, hebohnya video kecelakaan maut terjadi di Tanjakan Bojong, Desa Bangun Jaya, Kecamatan Subang hingga menelan korban. Kontan membuat orang nomor satu bergegas mendatangi lokasi kejadian dan melakukan takjiah ke rumah korban di Desa Kutawaringin.
"Iya, tadi saya ke lokasi kejadian dan kerumah duka. Kebetulan juga sedang mengisi agenda kegiatan yang tak jauh dari lokasi kejadin tersebut," kata Bupati Acep saat dihubungi ponselnya, Sabtu (19/3/2022).
Saat di lokasi kejadian, kata Acep mengemuka bahwa diketahui dalam mobil minibus yang masuk jurang itu ada sebanyak 8 penumpang berikut sopir dan bocah 6 tahun yang menjadi korban.
"Mobil tadi masuk jurang, tadi sempat tanya - tanya di lokasi kejadian. Mobil berbahan bakar solar itu tak kuat naik di tanjakan jalan tersebut. Hingga akhirnya, hilang kendali dan mobil masuk jurang," ujar Acep yang juga Ketua DPC PDIP Kuningan saat mengawali perbincangan melalui sambungan selulernya tadi.
Di lain cerita, kata Acep menjelaskan bahwa unit mobil masuk jurang itu sebelumnya telah menghadiri acara silaturahmi di daerah tetangga dan pulang lewat tanjakan tersebut. "Iya, katanya rombongan tadi habis dari Rancah (Ciamis), namun saat pulang tak kuat nanjak dan terjadi kecelakaan," katanya.
Menyinggung soal jalan yang baik turun tersebut, kata Acep mengemuka bahwa jalan itu sudah sangat bagus. Namun kaitan dengan kejadian, ia menduga bahwa itu terjadi human error pada pengemudi sendiri.
"Ya kalau kontruksi jalan mah bagus, hanya saja untuk kejadian kecelakaan ini di duga akibat human error sopir saja," ujarnya.
Berita sebelumnya, warga Kuningan di gegerkan dengan hebohnya video kecelakaan maut. Belakangan, video yang banyak menyebar di aplikasi sosial media itu menyebut telah terjadi kecelakaan sebuah mobil minibus masu jurang hingga menelan korban.
"Iya, saya banyak kiriman video kejadian kecelakaan. Katanya seorang bocah meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut," ungkap Tono saat menunjukkan video kecelakaan maut dalam handphone miliknya, Sabtu (19/3/2022).
Dia menyebut Kecalakaan maut yang mekibat bocah sekitar 6 tahun itu berlangsung di tanjakan Bojong, Desa Bangunjaya, Kecamatan Subang. "Ini dalam percakapan group saya, video Kecalakaan itu terjadi di Desa Bangunjaya, Subang Kuningan selatan," ujarnya.
Banyaknya video beredar, teramati di lokasi kejadian itu kontan mengundang warga berdatangan. Mereka melakukan itu sekedar untuk memastikan dalam Kecalakaan tersebut bagaiamana kondisinya. "Iya, banyak warga datang ke lokasi kecelakaan. Tuh lihat saja di video. Tidak hanya itu, bocah yang menjadi korban itu juga langsung di bawa dan dilarikan ke mobil ambulance," katanya.
Terpisah, Kepala Desa Subang, yakni Irin saat di hubungi ponselnya membenarkan bahwa video kecelakaan itu terjadi tadi sore sekitar pukul 15. 00 WIB. "Iya kang, kejadiannya sore, dan berdasarkan informasi saya terima bahwa dalam mobil terjungkal hingga masuk jurang itu ada 8 penumpang berikut bocah yang menjadi korban," ujar Irin seraya menambahkan kejadian itu persis di berada di desa tetangga. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/breaking-news-video-heboh-kecelakaan-maut-di-kuningan-hingga-mobil-masuk-jurang.jpg)