Breaking News:

Korea Utara Tiba-tiba Tembak Roket di Tengah Perang Rusia-Ukraina, Kim Jong Un Lagi Uji Coba Nuklir?

Korea Utara mendadak melesatkaan empat tembakan dari beberapa sistem peluncuran roket ke perairan barat Laut Kuning.

Screen shot sputniknews.com
Korea Utara tembakkan roket di tengah perang Rusia dan Ukraina. 

TRIBUNCIREBON.COM- Masyarkat dunia masih menyoroti perang Rusia dan Ukraina.

Banyak negara khawatir bahwa perang Rusia dan Ukraina bakal  berubah menjadi perang nuklir.

Hal itu lantaran karena Rusia memiliki jumlah senjata nuklir terbanyak di dunia.

Selain itu, Rusia juga dikenal memiliki senjata militer seperti rudal hingga roket.

Namun di tengah situasi panas itu, Korea Utara mendadak melesatkan empat tembakan dari beberapa sistem peluncuran roket ke perairan barat Laut Kuning.

Hal itu menurut kantor berita Yonhap pada hari Minggu, mengutip pejabat militer Korea Selatan.

Baca juga: Putin Tak Sabar, Mulai Tembak Rudal Jarak Jauh, Perang Rusia-Ukraina Memasuki Fase Lebih Berbahaya

Korea Utara tembakkan roket di tengah perang Rusia dan Ukraina.
Korea Utara tembakkan roket di tengah perang Rusia dan Ukraina. (Screen shot sputniknews.com)

Menurut kantor berita, empat proyektil jatuh ke laut dalam waktu satu jam dari 07:20 waktu setempat pada hari Minggu (22:00 GMT pada hari Sabtu).

Dewan Keamanan Nasional Korea Selatan dilaporkan mengadakan pertemuan darurat untuk membahas insiden tersebut.

Baca Juga: Seisi Dunia Menahan Napas, Belum Kelar Perang Rusia dan Ukraina, Mendadak  Korea Utara, Iran, dan China Siap Luncurkan Rudal Nuklir Hari Ini, Ada Apa Lagi?

Baca Juga: Kemiskinan Mendarah Daging di Korea Utara, Terkuak Cara Kim Jong-Un Halalkan Segala Cara Demi Dapatkan Uang Untuk Bikin Rudal Nuklir

"Ada tembakan yang diyakini berasal dari beberapa peluncur roket Korea Utara pagi ini", kata seorang pejabat di angkatan bersenjata Korea Selatan, seperti dikutip oleh kantor berita.

Selain itu, pejabat tersebut dilaporkan menekankan bahwa Seoul sedang memantau perkembangan di wilayah tersebut.

Tujuannya guna menjaga kesiapan pertahanan negara.

Dilansir dari sputniknews.com pada Senin (21/3/2022), sejak akhir 2017, Pyongyang telah mempertahankan moratorium sukarela pada uji coba nuklir dan peluncuran sistem rudal balistik antarbenua (ICBM).

Halaman
12
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved