Pantai Indramayu Diduga Tercemar

VIDEO - Warga Balongan Indramayu Heboh, Malam Hari Tercium Bau Minyak Menyengat di Permukiman

Bau tersebut berasal dari laut lepas, warga menduga telah terjadi kebocoran pipa milik PT Pertamina yang menjadi penyebab bau menyengat tersebut.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Pengelola Pantai Balongan Indah Indramayu saat melakukan aksi soal tercemarnya pantai oleh limbah solar, Kamis (17/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Warga di Desa/Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu dihebohkan dengan bau minyak yang menyengat.

Kondisi tersebut yang membuat puluhan warga berbondong-bondong mendatangi Pantai Balongan Indah, Rabu (16/3/2022) malam.

Bau tersebut berasal dari laut lepas, warga menduga telah terjadi kebocoran pipa milik PT Pertamina yang menjadi penyebab bau menyengat tersebut.

Baca juga: Tercemar Limbah Minyak Solar, Pengelola Pantai Balongan Indah Resah, Hari Ini Aksi Tuntut Ganti Rugi

Baca juga: Kunjungi Pantai Nan Indah di Mandalika Dulu, Baru Menonton MotoGP di Sirkuit

Menurut salah seorang warga, Cabik (65) mengatakan, bau menyengat tersebut menyelimuti pemukiman warga sejak pukul 18.00 WIB sore.

"Namanya minyak, baunya menyengat sekali," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.

Cabik menyampaikan, bau tersebut sebenarnya sudah tercium sejak tiga hari terakhir.

Hanya saja, warga tidak menghiraukan bau tersebut karena masih tercium samar-samar, hanya saja pada malam hari ini bau tersebut tercium sangat menyengat.

Pada kesempatan itu, warga berbondong-bondong turut menyusuri areal bibir Pantai Balongan Indramayu dengan penerangan seadanya dari lampu senter.

Di sana, warga turut mendapati gumpalan semacam busa berwarna kuning. Warga yang penasaran turut memasukan tangan ke dalam air laut yang terdapat gumpalan tersebut.

"Pas dicelupin, tangan saya serasa seperti habis pegang minyak," ujar dia menunjukan tangannya kepada Tribuncirebon.com.

Selain itu, warga juga menemukan rinai-rinai yang biasa terdapat pada minyak di pasir pantai.

Dalam hal ini, warga berharap, kejadian tersebut segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait.

Mengingat, bau menyengat tersebut sangat diresahkan warga, bahkan beberapa warga mengaku merasakan mual karena sakit menyengatnya bau minyak tersebut.

"Waktu awal-awal perkiraan saya tuh gak begitu banyak minyaknya karena gak terlalu kecium, lama-lama ke sini kecium banget, menyengat," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved