Breaking News:

Warga Bandung Borong Puluhan Liter Minyak Goreng, Takut Langka Lagi

Minyak Goreng premiun tetap diburu konsumen meskipun kini harga per liter Rp 20 ribu yang semula Rp 14 liter.

Tribun Jabar/Hilman
Stok minyak goreng kemasan kini melimpah di supermarket 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG --- Minyak Goreng premiun tetap diburu konsumen meskipun kini harga per liter Rp 20 ribu yang semula Rp 14 liter.

Harga minyak premium tidak lagi disubsidi mulai 16 Maret 2022 dan pemerintah tidak membanderol harga eceran tertinggi (HET).

Seperti yang terpantau di Hypermart Bandung Indah Plaza Jalan Merdeka diserbu pembeli.

Minyak Goreng premium yang setiap harinya langka, jika ada pun sangat terbatas.

Namun di hari pertama harga tanpa subsidi mendadak melimpah. Berbagai merk tersedia, bahkan minyak goreng yang 5 liter pun bertumpuk dan diborong.

Jokowi Subsidi MInyak Goreng Curah Rp 14.000 Usai Ratas dengan Para Menteri terkait, Selasa (15/3/2022)
Jokowi Subsidi MInyak Goreng Curah Rp 14.000 Usai Ratas dengan Para Menteri terkait, Selasa (15/3/2022) ((Instagram @jokowi))

Sunwandi (50) membeli 25 liter minyak dengan harga Rp 20 ribu per liter yang dikemas 5 liter per jerigen.

"Mungpung tidak dibatasi, saya beli 25 liter buat stok takut langka lagi," ujarnya.

Sementata Branch Corporate Communication Alfamart Elisa Refila mengatakan, Alfamart di Kota Bandung masih belum membadrol harga minyak goreng premiun tanpa subsidi.

"Hari Rabu kami masih menjual harga Rp 14 ribu per liter karena belum ada pemberitahuan dari pusat," ujarnya.(tiah sm)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved