Breaking News:

Sungai Tugu Kidul Indramayu Dipenuhi Sampah, Warga Khawatir Terjadi Banjir

Tumpukan sampah menggunung pada aliran sungai di Blok Cibulus, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Sampah yang menumpuk di sungai di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (13/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tumpukan sampah menggunung pada aliran sungai di Blok Cibulus, Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Nyaris seluruh badan sungai yang merupakan saluran irigasi itu penuh dengan sampah.

Pantauan Tribuncirebon.com di lokasi, mayoritas dari tumpukan sampah tersebut didominasi oleh plastik.

Tidak sedikit pula sampah packaging atau bungkus makanan yang terbuat dari styrofoam turut menutupi badan sungai.

Baca juga: Cara Mengecek Kadar Kolesterol Sendiri di Rumah Tanpa Harus ke Dokter, Ternyata Gampang

"Ditambah ini kalinya gak ngalir, jadi numpuk di situ," ujar salah seorang warga setempat, Andri (37) kepada Tribuncirebon.com, Minggu (13/3/2022).

Andri mengatakan, fenomena tumpukan sampah ini sangat meresahkan warga.

Selain karena bau tak sedap, warga khawatir bakal menjadi penyebab terjadinya bencana banjir apabila terus dibiarkan.

Sampah yang menumpuk di sungai di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (13/3/2022).
Sampah yang menumpuk di sungai di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (13/3/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

"Apalagi sekarang sering hujan, warga sih pengennya dibersihkan," ujar dia.

Tidak diketahui secara pasti asal dari tumpukan sampah tersebut hingga menggunung di badan sungai.

Kemungkinan, sampah itu datang terbawa arus sungai lalu tersendat di Desa Tugu Kidul. Sampah- sampah itu tersumbat karena terhalang jembatan sungai.

Warga sebenarnya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa agar cepat dibersihkan.

"Tapi keterangan dari desa, katanya sudah dilaporkan juga ke dinas terkait, cuma belum juga dibersihkan sampai sekarang," ujar dia.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved