Breaking News:

Cinta Ditolak Buruh Serabutan Ini Rudapaksa dan Habisi Nyawa Pujaan Hatinya di Kosan, Ini Katanya

Pelaku inisial A tega merudapaksa dan membunuh AW di sebuah kamar kos di Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Jumat (6/3/2022) kemarin.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunnews
Ilustrasi - Tewas tak bernyawa 

TRIBUNCIREBON.COM - Pembunuh sekaligus pemerkosa gadis muda di Sawah Besar, Jakarta Pusat terancam hukuman 20 tahun penjara.

Kasus pembunuhan dan rudapaksa terhadap AW (20) masih diselidiki Polsek Sawah Besar.

Pelaku inisial A tega merudapaksa dan membunuh AW di sebuah kamar kos di Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Jumat (6/3/2022) kemarin.

Kini, A telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman lebih dari 20 tahun penjara.

"Ancaman hukumannya di atas 20 tahun," ujar Kapolsek Sawah Besar Kompol Maulana Muqarom saat dikonfirmasi, Senin (4/3/2022).

Ilustrasi pemerkosaan dan pencabulan.
Ilustrasi pemerkosaan dan pencabulan. (Kompas.com/Laksono Hari Wiwoho)

Maulana menambahkan, tak hanya jeratan pasal pembunuhan dan pemerkosaan yang diterima A.

Dia juga dijerat pasal pencurian dengan kekerasan (curas) karena mencuri ponsel dan dompet milik korban.

"Kami amankan juga ponsel dan dompet korban di rumah tersangka. Makanya selain kita kenakan Pasal 365, A dijerat juga Pasal pencurian dengan kekerasan," tuturnya.

Motif pembunuhan sendiri, lanjut Maulana, pelaku mengaku sakit hati lantaran status hubungannya digantung korban ini.

Sementara A sendiri berprofesi sebagai pekerja serabutan. 

Baca juga: Gadis Muda Tewas Mengenaskan di Kontrakannya, Polisi Temukan Bercak Sperma Pelaku, Ini Kronologinya

"Iya dia sakit hati karena status hubungan dengan korban digantung atau gak ada kepastian. Untuk profesi tersangka sebagai pekerja serabutan," imbuh Maulana.

Sebelumnya, peristiwa pembunuhan itu diawali cekcok dengan korban pada Kamis (3/3) malam setelah pelaku mengantar korban pulang ke kontrakannya.

Korban kemudian mengajak pelaku masuk ke dalam kontrakan.

"Jadi pada saat pelaku jemput korban sebelum pulang kerja, biasa terus diajak masuk atau bertamu di rumah korban," kata Maulana, Sabtu (5/3/2022).

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved