Breaking News:

Dua Regu Chechnya Dilumpuhkan Ukraina Saat Coba Menghabisi Nyawa Presiden Zelensky

Ukraina berhasil melumpuhkan kelompok yang bertugas pembunuh Presiden Volodymyr Zelensky.

Twitter/@sourav_jalon
Foto-foto lama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengenakan pakaian militer, viral di media sosial Twitter dan Facebook. 

TRIBUNCIREBON.COM - Ukraina berhasil melumpuhkan kelompok yang bertugas pembunuh Presiden Volodymyr Zelensky.

Sebanyak dua regu Chechnya ditugaskan khusus untuk membunuh Presiden Zelensky.

Namun sebelum menunaikan tugasnya, Ukraina mengklaim berhasil melumpuhkan kedua regu tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky disebut menjadi sasaran utama invasi Rusia terhadap Ukraina.

Mengutip Newsweek, Kepala Dewan Keamanan Nasional Ukraina Oleksiy Danilov mengatakan, pihaknya berhasil melumpuhkan dua regu khusus Chechnya yang ditugaskan untuk membunuh Presiden Zelensky.

Keberhasilan tersebut didapat setelah Ukraina mendapatkan informasi dari seorang perwira intelijen Rusia yang menentang invasi negaranya ke Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengacungkan tinjunya untuk memberi hormat saat mendapat tepuk tangan meriah dari Parlemen Eropa
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengacungkan tinjunya untuk memberi hormat saat mendapat tepuk tangan meriah dari Parlemen Eropa (Sky News)

Perwira tersebut dikabarkan memberi tahu pejabat di Kyiv.

"Kami sangat menyadari operasi khusus yang akan dilakukan langsung oleh Kadyrovites untuk melenyapkan presiden kami," kata Danilov.

Danilov menyebut, pasukan Chechnya dibagi menjadi dua kelompok khusus.

Satu regu berhasil dilumpuhkan di Gostomel, utara ibukta Kyiv. 

Sementara satu regu lain berhasil “dimusnahkan”.

"Unit pasukan Kadyrov, yang datang untuk membunuh Presiden kita, telah dimusnahkan," kata Danilov.

"Kami tidak akan memberikan Presiden atau negara kami kepada siapa pun. Ini tanah kami, pergi dari sini,” katanya.

Zelensky akui jadi target utama

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved