Breaking News:

Penerima BST Program Sembako di Indramayu Harus Tunjukkan Bukti Sudah Divaksin

Sebelum menerima bantuan, petugas melakukan skrining terlebih dahulu dan mengecek apakah warga yang bersangkutan sudah divaksin atau belum.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Penyaluran BST Program Sembako di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai ( BST) Program Sembako Tahap 1 Tahun 2022 di Kabupaten Indramayu harus menunjukkan sertifikat bukti vaksinasi.

Seperti yang terlihat dalam penyaluran bantuan di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.

Sebelum menerima bantuan, petugas melakukan skrining terlebih dahulu dan mengecek apakah warga yang bersangkutan sudah divaksin atau belum.

Camat Terisi, Endhy Yohendi mengatakan, langkah ini sebagai salah satu upaya mengoptimalkan cakupan vaksinasi di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, 2.000 Buruh di Majalengka Divaksin Booster

"Bagi KPM yang belum vaksin didorong untuk divaksin terlebih dahulu sebelum menerima bantuan. Baik itu yang belum sama sekali di vaksin maupun yang baru di vaksin 1 kali, sebelumnya kita lakukan skrening dan kita cek terlebih dahulu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (2/3/2022).

Pada kesempatan itu, secara keseluruhan ada 2.979 KK dari tiga desa di Kecamatan Terisi, yakni Desa Jatimulya, Jatimunggul, dan Cikawung yang mendapat bantuan dari Kemensos tersebut.

Penyaluran BST Program Sembako di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/3/2022).
Penyaluran BST Program Sembako di Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (2/3/2022). (Tribuncirebon.com/Handhika Rahman)

Penyaluran itu, dilakukan oleh PT Pos Indonesia dengan nominal besaran bantuan sebesar Rp 600 ribu untuk alokasi selama tiga bulan, yakni Bulan Januari, Februari, dan Maret 2022.

Untuk kemanisme sendiri, kata Endhy Yohendi, pihaknya membagi lokasi penyaluran di sejumlah desa dengan waktu yang berbeda-beda.

Hal ini, agar tidak terjadi kerumunan massa akibat penyaluran bantuan tersebut.

Di sisi lain, lanjut dia, pemerintah pun saat ini tengah fokus mengejar target capaian vaksinasi.

Petugas kesehatan juga disiapkan di sejumlah lokasi yang menjadi titik pencairan bantuan.

"Untuk tenaga medis dan stok vaksin kita sejauh ini tidak ada masalah dan kami siap membuka gerai layanan vaksinasi di lokasi pencairan bantuan, ini menjadi salah satu upaya yang dioptimalkan satgas untuk mencapai target cakupan vaksinasi Covid-19," ujar dia.

Berdasarkan data yang dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu, hingga saat ini, capaian vaksinasi dosis 1 sudah mencapai 88,11 persen.

Vaksinasi dosis 2 mencapai 66,57 persen dan vaksinasi dosis 3 mencapai 1,96 persen.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved