Breaking News:

Tahu Ayahnya Cabuli Ponakan, Pemuda di Pangandaran Malah Ikut Mencabuli Diam-diam, Ini Kronologinya

Seorang ayah dan anak tirinya tega merudapaksa keponakan sendiri di Pangandaran Begini Kronologinya

Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Kedua pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial KS (52) dan RD (27) warga Desa/Kabupaten Pangandaran. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNCIREBON.COM, PANGANDARAN - Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis Polda Jabar berhasil menangkap dua orang pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur di wilayah Pangandaran

Diketahui, kedua pelaku berinisial KS (52) dan RD (27) warga Desa Pangandaran Kabupaten Pangandaran.

"Setelah mendapatkan laporan dari kakak korban, Tim Sat Reskrim Polres Ciamis melakukan penyidikan dan penyelidikan serta dibuktikan dengan hasil visum, KS dan RD kami tetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahar di rutan Mapolres Ciamis," ujar Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo didampingi Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Nia Kurnia, dalam rilis di Aula Pesat Gatra Mapolres Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang diterima Tribunjabar.id, Senin (21/2/2022) siang.

Kapolres mengatakan, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan bujuk rayu.

Iming-iming imbalan berupa uang dan dijanjikan akan dibelikan handphone. 

Kedua pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial KS (52) dan RD (27) warga Desa/Kabupaten Pangandaran.
Kedua pelaku pencabulan anak di bawah umur berinisial KS (52) dan RD (27) warga Desa/Kabupaten Pangandaran. (Istimewa)

"Kejadian ini berlangsung sejak 2018 hingga Maret 2021. Tersangka KS melakukan pencabulan sebanyak 10 kali dan RD sebanyak 5 kali. KS merupakan paman korban, dan RD merupakan anak tiri dari KS," katanya.

Lebih lanjut AKBP Tony Prasetyo mengatakan, pencabulan tidak dilakukan pada waktu yang sama, melainkan berbeda-beda. 

Dimana, KS menjadi pelaku pertama pencabulan.

"KS melakukan tindakan tersebut atas dasar timbulnya niat setelah tidak sengaja dan sengaja melihat korban di kamar sedang berpaikaian minim. Setelah timbulnya niat, KS melancarkan aksinya ketika korban sedan tidur sendiri di kamar."

Baca juga: Seorang Janda di Rancabali Dirudapaksa Secara Bergilir di Kebun Teh Setelah Karaoke Bareng

"Sementara, RD melakukan pencabulan tidak diketahui oleh KS, namun kelakuan KS diketahui oleh RD," katanya.

Atas kejadian tersebut, kata Kapolres, kedua pelaku dikenakan Pasal 81 Ayat (2) dan/atau Pasal 82 Ayat (1) UU No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. 

"Ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp.5 miliar," tandasnya.

Kapolres menambahkan, pihaknya juga melakukan penanganan psikologis terhadap korban yang masih di bawah umur. 

"Korban sudah ditangani pihak terkait dalam hal penanganan psikologis korban, atau trauma healing," kata Kapolres. * 

Baca juga: Gadis di Bawah Umur Dirudapaksa Paman Sendiri di Hadapan Saudara Perempuannya, Ini Kronologinya

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved