Breaking News:

TKW Cianjur Meninggal di Arab Saudi, Diduga Nyawanya Dihabisi, Keluarga Tuntut Rp 15 M dan Hak Gaji

Ai Rukiyah (59), ibu kandung Evi Noviyanti pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga dibunuh di Arab Saudi, menuntut Rp 15 miliar dan hak gaji

Kpopchart.net
Siluet Wanita 

TRIBUNCIREBON.COM, CIANJUR - Ai Rukiyah (59), ibu kandung Evi Noviyanti pekerja migran Indonesia (PMI) yang diduga dibunuh di Arab Saudi, menuntut Rp 15 miliar dan hak gaji selama bekerja.

Ai Rukiyah mengatakan, Evi Noviyanti merupakan korban pembunuhan dan jasadnya ditemukan di halaman parkir di Arab Saudi pada beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pria Pontianak Tewas Terperosok Dari Lantai 3 Hotel di Bandung Barat, Polisi Panggil Pengelola Hotel

"Kasusnya hingga sekarang sudah berjalan kurang lebih dua tahun, tapi belum ada kepastian hukum saya resmi menyatakan tuntutan terhadap pemerintah Arab Saudi dengan harapan kasus yang menimpa anak saya terang benderang," kata Ai, di kantor DPC Astakira Pembaruan Cianjur Kamis (10/2/2022).

Ai berharap, tuntutan tersebut akan dilayangkan langsung ke pemerintahan Arab Saudi dalam hal ini melalui KBRI Riyadh.

Semoga saja tuntutan ini dikabulkan, karena kasusnya memang sudah cukup lama. Bahkan sekarang ini sudah dua tahun lamanya," ujarnya.

Baca juga: SOSOK Laksamana TNI Yudo Margono, KSAL yang Akan Beli Rudal Naval Strike Missile & Fast Missile Boat

Ketua DPC Assosiasi Tenaga Kerja Indonesia Raya (Astakira) Pembaharuan Kabupaten Cianjur Ali Hildan mengatakan, kasus yang menimpa almarhumah Evi Noviyanti memang belum ada kejelasan.

"Jadi, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari keluarganya, Evi Noviyanti ini sudah bekerja kurang lebih 10 tahun lamanya menjadi PMI di Arab Saudi sana," kata Ali.

Ali mengatakan, sebelumnya pengurusan PMI yang diduga menjadi korban pembunuhan tersebut memang sudah berjalan dua tahun jalan di tempat.

"Mungkin karena pengurusan dokumennya belum lengkap, jadi ada sedikit kendala dan memang memakan waktu lama. Tapi, sekarang berkasnya sudah lengkap sehingga keluarga pun mengajukan tuntutan ke pemerintah Arab Saudi," katanya.

Ali mengatakan, keluarga korban meminta tuntutan ke pemerintah Arab Saudi sebesar Rp15 miliar.

Selain itu pihak kelurga juga minta hak-hak Evi Noviyanti selama bekerja diberikan.

"Selama 10 tahun bekerja di Arab Saudi, pihak kelurahan belum pernah menerima hasil kerjanya Evi," katanya.(fam)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved