Breaking News:

Tak Kalah dari Irfan Hakim, Warga Majalengka Pun Punya Aviary, Ada Puluhan Jenis Spesies Burung

di Kabupaten Majalengka pun ada pula warga yang memiliki aviary pribadi, tak kalah dari Irfan Hakim

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Aviary atau kandang burung berukuran besar yang dimiliki oleh Yudi Praselo, warga Desa Leuwilaja, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka 

Seperti tanaman buah, tanaman hutan dan juga tanaman penghasil bunga.

"Kita buat seperti di alam. Kita tanam banyak tanaman buah, tanaman hutan dan juga tanaman penghasil bunga. Bunga ini kita manfaatkan untuk pemakan madu."

"Dan untuk seperti jamu air ini, berbunga. Dan bunganya untuk burung pemakan madu dan bisa dinikmati burung-burung pemakan buah."

"Dan konsepnya seperti alam banyak makanan yang kita dapatkan di sini. Dari rayap, laron manfaatnya adalah untuk makanan burung-burung yang ada di Aviari ini," jelas dia.

Yudi mengklaim, dirinya bisa dibilang sebagai salah satu pencetus pembuat aviary pribadi yang besar.

Selama ini, aviary- aviary yang ada dikonsep untuk umum, seperti di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

"Kebanyakan memang teman-teman terinspirasi dari Aviari ini. Karena memang dulu nggak ada sih namanya Aviary ya. Aviary itu trennya di tahun 2020. Banyak yang berlomba-lomba membuat kandang Aviary."

"Memang pengenalan Aviary itu kalau kita jabarkan, saya yakin sebelum saya itu sudah banyak yang membuat kandang Aviary yah, dengan ukuran kecil. Tapi mereka nggak tahu namanya Aviary. Mereka taunya ini kandang koloni."

"Koloni itu bisa diisi satu jenis, bisa bermacam jenis juga. Tapi kebanyakan kalau di Indonesia tahunya ya kandang koloni, bukan Aviary. Saya kenalkan Aviary ini 2018-2020 mulai booming," katanya.

Meski sudah 4 tahun membuat kandang burung berukuran besar, Yudi menyebut, jumlah burung yang terdapat di kandangnya berkurang.

Tak bisa semua jenis burung dimasukkan ke dalam satu tempat menjadi alasannya.

"Kalau jenis sekarang udah mulai berkurang ya. Berkurang itu karena memang kita fokus untuk bisa berkembang biak di sini. Kalau dulu hampir 100 jenis yang kita isi di tahun 2018-2020. Tapi paling sekarang 50 jenis lah."

"Ada burung pemakan buah berjumlah 20 jenis, seperti burung Cicak hijau, Cicak ranting dan sebagainya. Lalu pemakan madu ada sekitar 5 jenis dan sisanya pemakan serangga paling banyak, seperti burung Ciblek, Anis, dan sebagainya," ujar pria kelahiran Lampung tersebut.

Pantauan Tribun, ketika memasuki kandang burung milik Yudi ini, disuguhi oleh hamparan tanaman yang memiliki banyak ranting.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved