Covid19 di Kabupaten Cirebon Melonjak
Kadinkes Pastikan RSUD di Kabupaten Cirebon Siap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah, memastikan RSUD di Kabupaten Cirebon siap menghadapi lonjakan
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon, Neneng Hasanah, memastikan RSUD di Kabupaten Cirebon siap menghadapi lonjakan kasus Covid-19.
Pihaknya telah meminta RSUD Arjawinangun dan RSUD Waled untuk menyiapkan sarana dan prasarana untuk menunjang perawatan pasien terpapar Covid-19.
Terlebih, saat ini kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon meningkat dan tercatat ada 137 pasien yang diisolasi dan dipantau perkembangan kondisinya.
"Dari 137 pasien, hanya 37 orang yang dirawat di rumah sakit, sedangkan 100 orang lainnya isolasi mandiri di rumah," ujar Neneng Hasanah saat ditemui usai rakor Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon di Ruang Nyi Mas Gandasari Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (5/2/2022).
Baca juga: BREAKING NEWS - Kasus Covid-19 di Kabupaten Cirebon Melonjak, Kini Ada 137 Pasien yang Diisolasi
Dalam rapat itu, Direktur RSUD Arjawinangun, dr Bambang Sumardi, menyampaikan, jajarannya mempunyai 368 bed untuk merawat pasien terpapar Covid-19.
Namun, pada tahap awal pihaknya hanya akan menyiapkan separuhnya atau 180 bed dari total kapasitas ruang isolasi di RSUD Arjawinangun.
Ia mengakui 180 bed tersebut yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 dan dibuka secara bertahap sesuai skema yang ditetapkan.
"Kami membuka 34 bed untuk ahap pertama, jika kapasitasnya mencapai 80 persen maka disiapkan lagi 54 bed, begitu seterusnya sampai 180 bed dibuka," kata Bambang Sumardi.
Sementara Direktur RSUD Waled, dr Luthfi, menyampaikan, jajarannya menyiapkan 152 bed atau 40 persen dari total kapasitas RSUD Waled untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.
Nantinya, seluruh tempat tidur itu pun akan dibuka secara bertahap sesuai skema yang telah disiapkan agar seluru pasien yang dirawat dapat ditangani secara maksimal.
Selain itu, pihaknya juga memastikan persediaan obat dan oksigen di RSUD Waled untuk merawat pasien terkonfirmasi positif Covid-19 aman.
"Saat ini, dari 29 bed yang baru dibuka sudah terisi lima pasien Covid-19. Jika tingkat keterisiannya 80 persen maka kami akan membuka tempat tidur lagi untuk merawat pasien," ujar Luthfi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/warga-kabupaten-cirebon-terpapar-omicron-kadinkes-dikarantina-di-jakarta.jpg)