Bocah dan Bumil Diduga Positif Omicron
Dugaan Kasus Omicron, Dinkes Indramayu Akan Ambil Sampel Pasien dan Dikirim ke Labkesda Jabar
Dinkes bakal melakukan pengambilan sampel untuk kemudian dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat untuk keperluan pemeriksaan WGS.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tiga orang warga Indramayui diduga terkonfirmasi Covid-19 varian omicron. Mereka kini dalam pantauan dan perawatan di RSUD Indramayu.
Direktur RSUD Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, untuk memastikan apakah ketiganya benar positif omicron, mesti dilakukan pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) terlebih dahulu.
Soal kasus dugaan varian omicron ini, disampaikan Deden Bonni Koswara, pihaknya sudah dilaporkan kasus tersebut kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Indramayu.
Baca juga: Ada 10 Kasus Baru Covid-19, Dinkes Majalengka Tunggu Hasil Lab Terkait Omicron
Rencananya, Dinkes bakal melakukan pengambilan sampel untuk kemudian dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Barat untuk keperluan pemeriksaan WGS.
Deden Bonni Koswara menyampaikan, ketiga pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan berpergian ke luar negeri.
Hanya saja, saat datang ke RSUD Indramayu, mereka mengeluhkan gejala flu.
Saat dilakukan pemeriksaan, ketiga pasien itu positif Covid-19 dengan nilai CT value-nya kurang dari 30.
Adapun untuk kondisi pasien saat ini, kata Deden Bonni Koswara, satu pasien yang merupakan anak-anak usia 11 tahun tengah menjalani perawatan di ruang ICU Covid-19.
Sementara untuk kedua pasien lainnya yang merupakan ibu hamil, kata dia kondisinya baik dan hanya menjalani karantina.
"Untuk ibu hamil ini alhamdulillah sudah bersalin dan anaknya pun ketika dilakukan pemeriksaan, hasilnya negatif," ujar Deden kepada Tribuncirebon.com, Rabu (2/2/2022)..