Breaking News:

Sosok

SOSOK Ainun Najib, Anak Muda NU yang Dminta Presiden Jokowi Pulang dari Singapura, Jago Teknologi

Jokowi ingin Ainun Najib pulang dan berkarya di Indonesia. Ainun Najib adalah praktisi teknologi yang kini tengah bekerja di perusahaan Grab Singapura

Editor: Machmud Mubarok
Instagram/AinunNajib20
Ainun Najib (kiri) dan rekannya di Singapura. 

TRIBUNCIREBON.COM - Nama Ainun Najib melambung setelah disebut oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Pengukuhan Pengurus Besar dan Hari Lahir ke-96 NU di Balikpapan, Senin (31/1/2022).

Jokowi ingin Ainun Najib pulang dan berkarya di Indonesia. Siapa sebenarnya Ainun Najib? Ainun Najib adalah merupakan seorang anggota dari organisasi islam Nahdhatul Ulama (NU) dan merupakan praktisi teknologi.

"Saya kenal satu orang, yang lain masih banyak lagi, beliau ini kerja di Singapura, sudah lama. Setahun lalu saya kenal, ngerjain ini semuanya, apa pun bisa. Masih muda sekali, namanya Mas Ainun Najib, NU," kata Jokowi dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretarian Presiden RI.

Sebagaimana dikatakan Jokowi dalam pidatonya, Ainun Najib merupakan praktisi teknologi yang kini tengah bekerja di perusahaan Grab Singapura, dengan jabatan sebagai Head of Analytics, Platform & Regional Business. 

KompasTekno juga pernah mewawancarai Ainun Najib, baik secara langsung maupun melalui platform pesan singkat. Seperti pada 2015 lalu, ketika KompasTekno mewawancarai Ainun mengenai platform LaporPresiden.org yang ia buat. Platform tersebut, mewadahi laporan-laporan masyarakat yang disampaikan langsung kepada presiden.

Baca juga: Cerita Yuni Ibu Hamil di Garut Dibawa Jalan-jalan Naik Moge Polisi karena Ngidam: Pengen Banget Naik

Baca juga: SOSOK Tabrani yang Akan Jadi Wasit Persib Bandung vs PSM, Kerap Tuai Protes, Pernah Dikeroyok Pemain

Profil Ainun Najib

Ainun Najib lahir pada 20 Oktober 1986, sejak kecil ia telah terbiasa dengan lingkungan pesantren NU di desa Klotok, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Ayahnya merupakan seorang pengurus pesantren. Semasa belia, Ainun Najib pernah mengenyam pendidikan dasar di Madrasah Ibtidaiyah Balongpanggang.

Jika menengok ke akun sosial media miliknya, seperti Linkedin, Twitter, dan Instagram, ia terlihat kerap mengunjungi acara formal dan menggunakan foto profil dengan mengenakan peci atau songkok hitam, yang jadi ciri khas seorang warga NU.

Selepas Ainun lulus pendidikan menengah atas dari SMA 5 Surabaya pada tahun 2003, ia berhasil melanjutkan studi di Universitas Teknologi Nanyang (NTU) Singapura dengan mengambil jurusan Teknik Komputer.

Ainun tampaknya telah menyenangi dunia sains dan teknologi sejak muda. Pada masa SMA, ia pernah mewakili Indonesia pada acara olimpiade internasional matematika 2003 dan berhasil menyabet medali perunggu.

Begitu pula saat kuliah, Ainun juga pernah mengikuti lomba pemrograman internasional ACM ICPC (Association for Computing Machinery-International Collegiate Programming Contest) bersama dua rekannya.

Ia sempat menjuarai ACM ICPC level regional Asia di Teheran, Iran pada 2006. Kemudian lanjut tanding ke ACM ICPC level dunia di Tokyo, Jepang pada 2007.

Berdasarkan halaman LinkedIn-nya, setelah lulus dari NTU, dia bergabung dengan IBM Singapura, sebagai software engineer.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved