Breaking News:

Ratusan Eks TKW Asal Kebonpedes Sukabumi Alami Ganguan Jiwa Sepulang Kerja di Arab Saudi

Ratusan warga eks migran atau tenaga kerja wanita ( TKW) asal Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengalami ganguan jiwa seuai pulang dari Arab

Editor: dedy herdiana
Grid.ID
Ilustrasi TKI 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Ratusan warga eks migran atau tenaga kerja wanita ( TKW) asal Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi mengalami ganguan jiwa seuai pulang kerjanya dari Arab Saudi Timur Tengah.

Ketua Yayasan UILS ODGJ Kecamatan Kebonpedes, Ojang Sopandi mengatakan, berdasarkan data yang tercatat sejak tahun 2012 sampai awal tahun 2022 ini, terdapat sekitar 150 mantan buruh migran yang mengalami gangguan kejiwaan.

"Berdasarkan hasil pendataan semuanya itu ada 150 orang yang mengalami ganguan kejiwaan, sesuai mereka kerja jadi buruh migran atau TKW," ujarnya, Rabu (2/2/2022).

Baca juga: SBMI Desak Pemerintah Tindak Tegas, Soal Insiden Kecelakaan yang Tewaskan 4 Calon TKW Asal Indramayu

Dari jumlah 150 ODGJ mantan buruh migran tersebut, kata Ojang, ada 70 orang yang dilayani UILS. 

"Iya, asalannya karena usia produktif atau sampai usia 45 tahun. Makanya kita data dari jumlah total 150 itu, kita layani yang 70 saja," ucapnya.

Ojang menjelaskan, banyak faktor penyebab ratusan warga Kecamatan Kebonpedes, hingga mengalami gangguang jiwa 

"Kerap mendapatkan perlakukan yang tidak menyenangkan dari majikanya, upahnya yang tidak di bayar saat mereka, pulang ke kampung halamannya uangnya sudah habis baik oleh keluarga maupun oleh suaminya," jelasnyan

Ojang menyebut, mayoritas warga Kebonpedes hampir 90 persen memilih menjadi buruh migran ke negara bagian timur tengah.

"Mereka lebih dominan bekerja ke Saudi Arabia. Namun sangat disayangkan kebanyakan bekerja ke sana melalui jalur illegal atau tidak resmi," pungkasnya.

Baca juga: VIDEO - Kisah Rokaya TKW Asal Indramayu Bisa Pulang ke Kampung Halaman, Waktu Penerbangan Diumpetin

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved