Breaking News:

Kecelakaan Maut

Penyebab Mobil Kijang Berisi Rombongan Keluarga Asal Majalengka Masuk Jurang di Ciamis Misterius

mobil kijang yang membawa rombongan keluarga dari Cikijing Majalengka itu sempat mampir di warung kopi Aa Hendra

Editor: Mumu Mujahidin
Dok Polsek Panjalu
Kecelakaan maut yang menimpa rombongan keluarga asal Sindangpanji Cikijing Majalengka di Simpar Panjalu Ciamis, Minggu (30/1) pukul 09.00. Dua meninggal dunia dan 11 mengalami luka-luka akibat mobil yang mereka tumpangi terjun masuk jurang 

TRIBUNCIREBON.COM - Penyebab kecelakaan-maut' title=' kecelakaan maut'> kecelakaan maut mobil rombongan keluarga masuk jurang di Simpar Atas Panjalu Ciamis, Minggu (30/1) pukul 09.00 masih simpang siur.

Informasi awal karena dugaan rem blong, keterangan resmi dari Satlantas Polres Ciamis lantaran menghindari sepeda motor yang ada di depannya saat melintas lokasi kejadian di Simpar Atas Panjalu tersebut sehingga terjun bebas masuk jurang sedalam 20 meter.

Lain lagi yang diungkapkan Cidin (50), warga Blok Simpar Atas Dusun Simpar Rt 68 RW 23 Desa/Kecamatan Panjalu Ciamis.

“Informasi dari pihak keluarga yang selamat tadi, diperkirakan pengemudi Nurahmat (H Mamat) mengalami gangguan jantung saat mengemudi sehingga tidak bisa mengendalikan kemudi. Sehingga mobil terbang terjun bebas ke jurang sedalam 20 meter, dekat rumah saya,” ujar Cidin, warga Simpar Atas kepada Tribun Minggu (30/1).

Kecelakaan maut yang menimpa rombongan keluarga asal Sindangpanji Cikijing Majalengka di Simpar Panjalu Ciamis, Minggu (30/1) pukul 09.00. Dua meninggal dunia dan 11 mengalami luka-luka akibat mobil yang mereka tumpangi terjun masuk jurang
Kecelakaan maut yang menimpa rombongan keluarga asal Sindangpanji Cikijing Majalengka di Simpar Panjalu Ciamis, Minggu (30/1) pukul 09.00. Dua meninggal dunia dan 11 mengalami luka-luka akibat mobil yang mereka tumpangi terjun masuk jurang (Dok Polsek Panjalu)

Menurut Cidin, sebelum kejadian Minggu (30/1) sekitar pukul 09.00 yang menggemparkan warga tersebut, mobil kijang yang membawa rombongan keluarga dari Cikijing Majalengka itu sempat mampir di warung kopi Aa Hendra yang sisi jalan raya Panjalu-Sukmantri blok Simpar Atas.

“Mereka sempat berhenti untuk ngopi  dan istirahat di warung kopi Aa Hendra masih di Blok Simpar Atas, hanya sekitar 100 meter dari lokasi kejadian,” katanya.    

Setelah sempat istirahat di warung kopi Aa Hendra tersebut menurut Cidin, kemudian mobil kijang E 1737 KT yang dikemudikan H Mamat (58) tersebut melanjutkan perjalanan.

Beberapa saat kemudian mobil yang dikemudian H Mamat dan membawa 12 penumpang tersebut terjun terbang masuk jurang sedalam 20 meter di Blok Simpar Atas.

Baca juga: Mobil Keluarga Asal Majalengka Terjun Masuk Jurang di Ciamis, 2 Meninggal, 11 Orang Luka-luka

Saat melewati ruas jalan menurun dan menikung tersebut sopir tidak bisa mengendalikan kemudi sehingga mobil yang semula berada di kiri jalan nyelonong ke arah kanan jalan.

“Kemudian terjun masuk jurang. Kata pihak keluarga yang selamat, diduga sopir mengalami serangan jantung  sehingga mobil tidak terkendali,” katanya.

Menurut Cidin, saat kejadian  ia bersama keluarga sedang berada di rumah, di dasar jurang tebing.

Di sekitar lokasi ada 4 rumah yang berada di bawah tebing sisi jalan raya Sukamantri- Panjalu tersebut.

“Saya sempat mendengar suara bleduk, suara benturan keras seperti ada tabrakan. Makanya saya lari keluar rumah langsung ke sisi jalan. Tapi nggak ada mobil yang tabrakan,” ujar Cidin.

Cidin tidak menyangka ternyata sebuah mobil sarat penumpang sudah tergeletak di sisi kebun di dasar hanya tebing sekitar 20 meter dari halaman rumahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved