Breaking News:

TERKUAK Ada Motif Lain Terkait Perampasan Nyawa Istri di Garut, Korban Ogah Turuti Permintaan Suami

Polisi berhasil mengungkap motif lain dalam kasus suami menghabisi nyawa istrinya sendiri di Garut.

Editor: dedy herdiana
Tribun Jabar/Sidqi
Yusuf Ardi pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat buron 13 bulan. 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Polisi berhasil mengungkap motif lain dalam kasus suami menghabisi nyawa istrinya sendiri di Garut.

Sebelumnya suami yang bernama Yusuf Ardi (41) mengaku telah membunuh istri sendiri karena korban sering minta cerai.

Dalam pengakuan terbarunya, Yusuf Ardi menyatakan bahwa istrinya juga tidak mau menuruti permintaannya.

Yusuf Ardi pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat buron 13 bulan.
Yusuf Ardi pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat buron 13 bulan. (Tribun Jabar/Sidqi)

Baca juga: Kesal Istrinya Sering Minta Cerai, Suami di Garut Tega Menghabisi Nyawa Sang Istri

Sebelum pelaku nekat melakukan aksi jahatnya, sempat meminta istrinya untuk menjual motornya dengan alasan untuk modal usahanya.

Namun istrinya menolak lantaran motor tersebut merupakan kendaraan satu-satunya untuk berangkat kerja.

Hal itu pun yang membuat pelaku mosi lalu nekat menghabisi nyawa sang istri

Sang istri yang diketahui merupakan pedagang Jamu di Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut itu pun  menghembuskan nafas terakhirnya di tangan sang suami

"Sempat ada permasalahan dimana pelaku meminta korban untuk dijual motornya untuk digunakan modal sebagai modal usaha," ujar Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono saat jumpa pers di Mapolres Garut, Senin (24/1/2022). 

Motif lain dari pembunuhan tersebut juga dipicu oleh korban yang kerap me minta cerai terhadap pelaku. 

Pelaku yang kesal istrinya itu terus menerus me minta cerai akhirnya  terlibat percekcokan yang berkepanjangan. 

Rabu 2 Desember 2022 pelaku kemudian menghabisi istrinya di kios jamu tempat sang istri berjualan dengan cara mencekik leher korban. 

13 bulan buron akhirnya pelaku ditangkap tim Sancang Polres Garut di Pelabuhan Tanjung Priok saat pulang melaut. 

Pelarian pelaku ke laut menurutnya sudah direncanakan agar tidak terendus oleh polisi. 

Pelaku menghabiskan masa pelariannya di laut yang hanya mendarat selama empat bulan sekali.

"Jadi di lautnya selama empat bulan, kemudian kembali lagi ke Jakarta Utara, di situ hanya seminggu kemudian lalu ke laut lagi," ucap AKBP Wirdhanto. 

Wirdhanto menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan Polres Pelabuhan Tanjung Priok kemudian mengendus keberadaan pelaku saat mendarat. 

Pelaku kemudian berhasil ditangkap seminggu sebelum berangkat kembali melaut.(*) 

Yusuf Ardi pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat buron 13 bulan.
Yusuf Ardi pelaku pembunuhan terhadap istrinya sendiri yang sempat buron 13 bulan. (Tribun Jabar/Sidqi)

Baca juga: PENGAKUAN Suami Bunuh Istri di Garut, Kabur ke Laut Selama 13 Bulan, Panik Usai Membunuh Istri

Baca juga: Bocah 3 Tahun Tak Bangun saat Dibangunkan Ibunya Pagi Hari, Paman Ngaku Menendangnya Karena Berisik

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved