Breaking News:

Nasib Janda Muda di Lampung Dibunuh Tetangga karena Suka Menggoda Ayahnya, Ini Kronologinya

Bagus mengaku membunuh Melda karena tidak suka sang janda muda mengganggu hubungan rumah tangga orangtuanya.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Baru
BG (22), mengaku membunuh seorang janda di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Seorang janda muda di Lampung Selatan harus kehilangan nyawanya seusai dibunuh oleh tetangganya sendiri.

Pelaku pembunuhan adalah seorang pemuda bernama Bagus (22), ia mengaku membunuh tetangganya sendiri yang bernama Melda Aulia (25).

Bagus mengaku membunuh Melda karena tidak suka sang janda muda mengganggu hubungan rumah tangga orangtuanya.

Kapolsek Natar, Resor Lampung Selatan Kompol Gigih Andri Putranto mengatakan bahwa Bagus menyerahkan diri kepada polisi pada Sabtu (22/1/2022) sekitar pukul 17.00 WIB.

Bagus mengaku menghabisi nyawa Melda di Desa Candimas, Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung pada Rabu (19/1/2022) lalu, sekira pukul 20.00 WIB.

BG (22), mengaku membunuh seorang janda di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
BG (22), mengaku membunuh seorang janda di Desa Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. (Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Baru)

"Saat itu korban sedang berkunjung ke kerabatnya yang rumahnya tidak jauh dari rumah korban," kata Gigih, Minggu (23/1/2022), dikutip.

Melihat korban, Bagus langsung menusuk dengan menggunakan pisau dapur.

Korban tak berdaya menerima luka tusukan dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh kerabatnya dan tetangga lainnya.

Setelah itu, Bagus langsung melarikan diri.

"Heri Lotre dan Tuti Andriyani (saksi) memanggil para tetangga untuk membantu membawa korban ke RS Medika Natar. Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia," ungkap Gigih.

Baca juga: Terlalu Semangat, Janda Wafat Saat Berhubungan dengan Polisi di Asrama Polri, Ini Kronologinya

Polisi mendatangi lokasi dan menetapkan Bagus sebagai tersangka.

Bagus lalu menyerahkan diri setelah sekitar tiga hari menjadi buron.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Natar guna penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Polisi mengatakan bahwa Bagus melakukan aksinya karena sakit hati kepada korban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved