Breaking News:

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Usulkan Nama Ali Sadikin untuk Tol Cisumdawu, Ini Alasannya

Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi I Cileunyi-Pamulihan/Rancakalong akan mulai dioperasikan pada Selasa (25/1/2022).

Editor: Machmud Mubarok
TribunJabar.id/M Nandri Prilatama
Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi I Cileunyi-Pamulihan/Rancakalong akan mulai dioperasikan pada Selasa (25/1/2022). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengusulkan agar Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) diberi nama Ali Sadikin, Gubernur DKI Jakarta 1966-1977 kelahiran Sumedang.

"Ada aspirasi jika memang tidak ada halangan, bisa dipertimbangkan Cisumdawu diberi nama menjadi jalan Ali Sadikin, sebagai aspirasi dari masyarakat Priangan di sini. Sebagai penghargaan kepada tokoh-tokoh Jawa Barat yang dianggap luar biasa," katanya saat membuka pengoperasian Tol Cisumdawu, Senin (24/1).

Ia mengatakan penyampaian aspirasi ini akan dilakukan terlebih dulu secara informal kepada pemerintah pusat. Penamaan ini mirip pengajuan nama BJ Habibie untuk Bandara Kertajati jika kembali beroperasi penuh.

Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) Seksi I Cileunyi-Pamulihan/Rancakalong akan mulai dioperasikan pada Selasa (25/1/2022).

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Seksi 1 Tol Cisumdawu Siap Dioperasikan Hari Senin Ini

Baca juga: Pejabat Sumedang Ini Bantah Longsor di Ciherang Akibat Proyek Tol Cisumdawu, Begini Katanya

Seremoni pembukaan seksi I sepanjang 11,45 kilometer ini dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Kepala BPJT Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT CKJT Yusuf Hamka, di gerbang tol Cileunyi pada Senin (24/1/2022).

Ridwan Kamil mengatakan pengoperasian seksi I akan dimulai pada Selasa (25/1/2022) pagi. 

"Akan bisa digunakan besok mulai pukul 06.00 WIB, warga sudah bisa menggunakan Seksi 1 ini secara maksimal dari Cileunyi sejauh 11,45 kilometer," katanya.

Menurutnya dalam rangka mensosialisasikan Seksi I ini maka pemerintah belum akan menerapkan tarif tol selama dua minggu. 

"Akan digratiskan selama dua minggu dalam rangka bagian sosialisasi," ujarnya.

Ridwan Kamil berharap selama dua minggu ini dimanfaatkan oleh masyarakat. Sekaligus pihaknya meminta agar masyarakat memberikan masukan pada pengelola jalan tol. 

"Sehingga apa yang harus kita sempurnakan," katanya.

Pemerintah sendiri menargetkan seluruh ruas Cisumdawu dapat dioperasikan Juni 2022.

Jalan Tol Cisumdawu sendiri dibangun dengan nilai investasi sebesar Rp 8,41 triliun. Keberadaan jalan tol itu diharapkan bisa meningkatkan aksesibilitas masyarakat dalam mendukung kelancaran lalu lintas kendaraan.

Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 dan Seksi 2 sepanjang 28,5 km yang dibangun oleh pemerintah terbagi menjadi ruas Cileunyi–Pamulihan sepanjang 11,45 km, dan Pamulihan–Sumedang 17,05 km.

Kemudian Seksi III, IV, V, VI dikerjakan oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Citra Karya Jabar Tol sepanjang 33,21 km. Saat ini, progres konstruksi Seksi III Sumedang–Cimalaka (4,05 km) sudah 100 persen rampung, dan konstruksi Seksi IV Cimalaka–Legok (8,20 km) telah mencapai 18,97 persen.

Selanjutnya, Seksi V Fase A&B Legok–Ujung Jaya (14,9 km) konstruksi sudah 25,86 persen dan 48,83 persen. Seksi VI Fase A&B Ujung Jaya–Dawuan (6,06 km) sudah berjalan 81,78 persen dan 93,30 persen.

Kemudian, untuk Junction Dawuan yang terkoneksi dengan Jalan Tol Cipali progresnya sudah mencapai 91,72 persen, dan secara keseluruhan ditargetkan akan selesai konstruksinya pada pertengahan 2022. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved