Kondisi Terbaru SBY
Sembuh dari Kanker Prostat, SBY Bikin 3 Lukisan Baru dan Doakan Semua Sahabatnya di Facebook
Setelah jalani operasi di Amerika Serikat dan berada di Indonesia sebulan, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyapapa publik
Penulis: dedy herdiana | Editor: dedy herdiana
TRIBUNCIREBON.COM - Setelah menjalani operasi di Amerika Serikat dan berada di Indonesia sekitar sebulan, Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kembali menyapa publik.
Setelah sembuh dari kanker prostat, kini SBY menyampaikan kepada masyarakat Indonesia, bahwa ia sudah bisa kembali menekuni salah satu hobinya, yakni melukis.
Ia melukis pemandangan suasana musim gugur dan musim dingin yang dirasakannya semasa menjalani perawatan di Amerika Serikat
SBY mengunggah tiga lukisan hasil karyanya sendiri di akun Facebooknya dengan harapan para followersnya bisa menikmatinya.
Selain itu SBY juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua sahabatnya sudah mendoakannya, serta SBY juga mendoakan semuanya semoga selalu berada dalam keadaaan sehat.
Berikut unggahan SBY di akun Facebooknya:
Perlu saya kabarkan kepada para followers Facebook bahwa sekitar 1 bulan ini saya telah berada kembali di tanah air.
Alhamdulillah operasi medis yang saya jalankan di Mayo Clinic, Amerika Serikat berhasil dengan baik.
Terima kasih atas doa dari para sahabat sekalian.
Kini saya kembali menggeluti hobi saya melukis.
Berikut ini saya persembahkan foto tiga lukisan pemandangan alam yang menggambarkan suasana musim gugur dan musim dingin, sebagaimana yang saya rasakan ketika menjalani medical treatment di Rochester, Minnesota.
Semoga para sahabat bisa menikmati 3 karya saya tersebut.
Saya berdoa agar kita semua selalu berada dalam keadaan sehat.
Terima kasih.
Salam.
*SBY*
Sebelumnya, SBY menyapa publik melalui video yang ia unggah di laman Facebooknya, Susilo Bambang Yuhoyono, Selasa (23/11/2021).
Dalam video tersebut, SBY terlihat sehat.
Ia tampil mengenakan kemeja biru lengan panjang serta memakai rompi warna hitam.
SBY mengatakan operasi pengangkatan prostat yang dilakukan 11 hari lalu telah berjalan dengan baik.
"Alhamdulilah saya telah menjalani tindakan medis, operasi besar untuk mengangkat prostat saya yang di dalamnya ada sel-sel kanker. Operasi pengangkatan prostat yang saya alami telah berjalan baik dan lancar sesuai dengan ekspektasi baik tim dokter Indonesia maupun tim dokter Mayo Klinik (AS) dan tentunya harapan saya sendiri," kata SBY.
Lebih lanjut, SBY menyampaikan saat ini dirinya masih menjalani pemulihan pasca operasi.
Saat membuat video tersebut, SBY menyatakan tengah kontrol.
Disampaikan SBY, operasi besar yang ia alami memang memiliki sejumlah resiko.
Terlebih bagi SBY yang berusia 72 tahun, risiko itu semakin besar.
Namun demikian, pengangkatan prostat itu adalah keputusan terbaik yang disepakati baik SBY, tim dokter kepresidenan maupun tim dokter di AS.
"Operasi besar ini pasti memiliki sejumlah resiko, saya tahu. Apalagi pada usia saya yang ke-72 tahun ini, risiko itu bertambah besar. Namun saya sudah mengambil keputusan dan berkonsultasi dengan tim kepersidenan bahwa tindakan operasi ini yang paling tepat untuk kondisi saya. Pihak Mayo Clinic juga berpendapat demikian setelah melihat hasil patologi kanker yang ada dalam tubuh saya maka pilihan ini sudah tepat dan benar," jelasnya.
Menurut SBY, tim dokter optimis, SBY bakal pulih dan kembali normal.
SBY pun berkomitmen untuk patuh mengikuti anjuran dokter.
Lebih jauh, SBY kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang mendoakan kesembuhannya.
Secara khusus, SBY juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Maruf Amin.
"Secara khusus saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak Presiden Jokowi dan bapak Wapres Maruf Amin atas kepedulian, perhatian dan bantuannya untuk kelancaran pengobatan saya di Amerika," ujar SBY.
Tak hanya itu, SBY juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri atas doa yang diberikan.
"Saya juga menghaturkan ucapan terima kasih kepada ibu Megawati, Presiden ke-5 RI atas perhatian, kepedulian dan doa baik beliau terhadap apa yang saya alami sekarang," katanya.
SBY juga menyampaikan terima kasih kepada mantan Wapresnya yakni Jusuf Kalla dan Boediono
Di akhir video, SBY menyatakan dirinya akan kembali ke tanah air saat proses pemulihan yang ia alami selesai.
AHY Kabarkan Operasi SBY Berhasil
Sebelumnya diberitakan proses operasi SBY berhasil dilakukan
Saat ini, SBY tengah menjalani pemulihan pascaoperasi.
Hal itu disampaikan putra pertama SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), melalui channel YouTubenya, Agus Yudhoyono, Jumat (12/11/2021).
Menurut AHY, SBY tiba di Rumah Sakit Mayo Clinic, Minnesota, Amerika Serikat pada Kamis (11/11/2021) sekitar pukul 05.30 waktu setempat.
Kedatangan SBY tersebut untuk menjalani tindakan operasi.
Dalam video tersebut, selain AHY, tampak mendampingi putra kedua SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) serta menantunya, Anissa Pohan dan Siti Ruby Aliya Rajasa.
Lima belas menit kemudian, SBY melaksanakan tindakan praoperasi.
Setelah itu, pada pukul 07.45, SBY pun menjalani operasi.
Terlihat AHY dan keluarga memimpin doa saat proses operasi dimulai.
Setelah itu, sekitar pukul 10.00, Ibas mengabarkan operasi SBY telah selesai dan berjalan lancar.
"Alhamdulilah, lancar semuanya," kata Ibas.
Menurut Ibas, setelah menjalani operasi, SBY sudah bisa berkomunikasi dan tinggal tahap pemulihan.
Sekitar pukul 12.00, SBY kemudian dipindahkan dari ruang operasi ke ruang perawatan.
Diberitakan sebelumnya, SBY berobat ke Amerika Serikat setelah sebelumnya didiagnosa menderita kanker prostat.
SBY dan keluarga terbang ke AS pada pada Rabu (3/11/2021) lalu.
Biaya Pengobatan SBY Ditanggung Negara
Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini mengungkapkan pengobatan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditanggung oleh negara.
Adapun, SBY didiagnosa mengidap kanker prostat stadium awal dan tengah menjalani pengobatan di Amerika Serikat.
Faldo menyebut, pengobatan SBY yang ditanggung oleh negara sesuai dengan peraturan dalam UU Nomor 7 tahun 1978.
"Soal pengobatan Pak SBY, sudah ada regulasinya Undang-Undang Nomor 7 tahun 1978 tentang biaya pengobatan kepala negara dan mantan kepala negara akan ditanggung negara."
"Fasilitas dokter kepresidenan yang diatur oleh Perpres Nomor 18 tahun 2018, sekaligus fasilitas pengamanan di PP tahun Nomor 59 tahun 2008."
"Regulasinya sudah ada, kita tinggal menjalankan saja," kata Faldo, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Senin (8/11/2021).
Faldo menyebut, sesuai dengan UU, pembiayaan pengobatan SBY mencakup seluruh fasilitas yang ada, termasuk keamanan dan dokter kepresidenan.
"Meskipun pengobatan Presiden SBY keluar negeri tepatnya di Minnesota, Amerika Serikat, tentunya tetap mencakup seluruh fasilitas yang dimuat dalam aturan."
"Yakni keamanan dan perawatan termasuk dokter kepresidenan," jelas Faldo.
Mewakili Istana, Faldo pun menyebut akan terus memantau perkembangan terkait pengobatan SBY.
Ia juga mendoakan agar SBY dapat segera pulih.
"Kami akan terus memantau bagaimana perkembangannya, kami mendoakan Presiden SBY dapat berangsur pulih sebagaimana yang kita semua harapkan, kita semua ingin kabar baik."
"Yang jelas pemerintah Presiden Jokowi menjamin semuanya terlaksana sesuai dengan amanah, UU dan peraturan yang berlaku," ungkap Faldo.
(Tribunnews.com/Daryono/Maliana)
(Tribunnews.com/Daryono)