Breaking News:

Kompol Oloan Siahaan Tertunduk dan Muram Kembalikan Duit Rp 300 Juta ke Istri Bandar Narkoba

Istri bandar narkoba, Imayanti sudah mencabut laporan kepada Kompol Oloan Siahaan dan AKP Paul Simamora atas pengambilan sejumlah uang.

Editor: Mumu Mujahidin
TRIBUN MEDAN/ALVI
Kompol Oloan Siahaan dengan wajah murung saat dihadirkan di Mapolda Sumut dalam konferensi pers, Jumat (12/1/2022). 

"Kanit Sat Res Narkoba AKP Paul Simamora keringat bercucuran, pucat. Istilah orang Medan lagi 'tinggi'," kata Ricardo Siahaan di hadapan majelis hakim Ulina Marbun, Selasa (12/1/2022).

Baca juga: Ngaku Polisi Polda Jateng, Suwignyo Kelabui Janda Kaya Raya di Tasik hingga Kuras Uang Ratusan Juta

Ricardo mengatakan, pada 16 Juni 2021 lalu, ia mengaku sempat dihubungi Kasat Res Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Oloan Siahaan.

Kala itu, Kompol Oloan Siahaan meminta Ricardo Siahaan datang ke Hotel Capital Building. 

Oloan meminta Ricardo agar datang ke kamar 701.

Sampai di lokasi, Ricardo melihat di dalam kamar sudah ada Kompol Oloan Siahaan, AKP Paul Simamora dan anggota Div Propam Mabes Polri.

Sebelum diinterogasi, Ricardo mengaku sempat digeledah.

Senjata api miliknya, beserta handphone disita petugas Div Propam Mabes Polri.

Tidak hanya diinterogasi, Ricardo Siahaan juga mengaku menjalani tes urine.

Baca juga: VIRAL Driver Ojol Dipukul Oknum Polisi, Gara-gara Protes Laporan Motor Hilang, Ini Kronologinya

Namun, Ricardo mengklaim hasilnya negatif.

Di kamar itu pula dia melihat AKP Paul Simamora dalam kondisi tidak normal, karena disinyalir baru saja mengonsumsi sabu.

Gelagat AKP Paul Simamora, kata Ricardo Siahaan, persis para junkies yang baru saja mengonsumsi narkoba.

"Sewaktu diinterogasi di Hotel Capital Building Medan, AKP Paul Simamora lagi 'tinggi' Yang Mulia," terangnya.

Selain itu, saat menjalani tes urine, AKP Paul Simamora dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Setelah dinterogasi di Hotel Capital Building, Ricardo bersama temannya yang lain, yakni Iptu Toto Hartono sebagai Panit, Aiptu Dudi Efni selaku Kepala Tim (Katim), Aiptu Matredy Naibaho, dan Aipda Marjuki Ritonga kemudian digelandang ke Dit Res Narkoba Polda Sumut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved