Breaking News:

Arteria Dahlan Buka Suara Soal Desakan Tokoh Masyarakat Sunda yang Memintanya untuk Meminta Maaf

Arteria Dahlan menyebut ada mekanisme lapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, bagi pihak yang tidak senang dengan pernyataannya.

Editor: Mumu Mujahidin
Foto: Chaerul Umam
Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Arteria Dahlan. 

TRIBUNCIREBON,COM - Arteria Dahlan akhirnya buka suara soal pernyataannya yang kontroversi hingga dituntut permintaan maaf.

Pernyataan anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI Perjuangan  Arteria Dahlan, meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin memecat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang berbicara bahasa  Sunda ketika rapat menuai kecaman.

Arteria Dahlan pun didesak banyak pihak untuk meminta maaf atas pernyataannya itu.

Menanggapi desakan untuk meminta maaf, Arteria Dahlan menyebut ada mekanisme lapor ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, bagi pihak yang tidak senang dengan pernyataannya.

Momen anggota komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menanggapi penolakan Komnas HAM atas hukuman mati Herry Wirawan
Momen anggota komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menanggapi penolakan Komnas HAM atas hukuman mati Herry Wirawan ((Youtube channel metrotvnews))

"Kalau saya salah kan jelas mekanismenya ada MKD, apakah pernyataan salah. Kita ini demokrasi, silakan kalau kurang berkenan dengan pernyataan saya silakan saja (lapor ke MKD)," kata Arteria di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Arteria menegaskan, dirinya tidak berniat mendiskreditkan suku  Sunda.

Namun, dia tidak ingin ada kelompok  Sunda Empire di Kejaksaan Agung.

"Tapi izinkan saya juga menyatakan yang demikian, repot dong kalau anggota DPR tiba-tiba (didesak minta maaf) seperti ini. Kita punya mekanisme, kita punya kanal-kanalnya," ucapnya.

"Dan saya bisa membuktikan yang saya katakan itu tidak ada maksud untuk mendiskreditkan, ini bagian dari komitmen kami, DPR, Komisi III, bersama dengan teman-teman di kejaksaan, ingin meyakinkan tidak ada  Sunda Empire di kejaksaan," imbuhnya.

Arteria merasa geram jika masih ada jaksa masih menunjukkan kedekatannya dengan cara-cara ber bahasa Sunda.

Selain itu, dia meminta agar video dirinya dalam rapat Komisi III DPR bersama Jaksa Agung dicermati secara utuh.

"Makanya saya akan marah betul di saat kita meyakinkan publik tidak ada Sunda Empire tiba-tiba masih ada 1-2 jaksa yang bukannya cari muka, tapi berusaha mempertontonkan kedekatannya dengan cara-cara seperti itu," pungkasnya.

Baca juga: Pernyataan Arteria Dahlan Bikin Masyarakat Peduli Bahasa Sunda Murka Hingga Keluarkan 3 Tuntutan Ini

Baca juga: Paguyuban Pasundan Lempar Protes Keras: Pernyataan Arteria Dahlan Melukai Masyarakat Sunda

Berita lain terkait Arteria Dahlan

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved