Breaking News:

Ruang Belajar Sekolah di Kuningan Porak Poranda, Warga Sebut Itu Dilakukan Oleh Hewan Liar

Bangunan dan ruang belajar sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan alami rusak parah.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: dedy herdiana
Dok. Humas Damkar Kuningan
Bangunan dan ruang kelas sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan alami rusak parah. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNUNGAN - Bangunan dan ruang kelas sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan alami rusak parah.

Kondisi ruang kelas itu terlihat bak kapal pecah akibat ke rusakan parah pada sejumlah meubeler yang ada di ruangan tersebut.

Djaja (43) salah seorang warga setempat menyebut bahwa ke rusakan itu diakibatkan oleh keberadaan hewan liar di lingkungan sekitar.

"Untuk kerusakan dalam kelas dan ruang lain, itu disebabkan oleh monyet. Monyet merusak itu lebih dari satu ekor yang masuk ke dalam ruangan di sekolah tersebut," kata kepada wartawan, Selasa (18/1/2022).

Baca juga: Bangunan Sekolah dan Rumah Warga di Banten Rusak Akibat Diguncang Gempa M 6,7

Baca juga: Geger Penemuan Mayat Wanita Tanpa Busana di Sungai Sriganding Kuningan, Kades Patala Jelaskan Begini

Tindakan anarkis yang dilakukan kawanan monyet, kata Djaja, baru pertama kali terjadi pada sejumlah fasilitas pendidikan di daerahnya.

Sebab sebelumnya, kawanan monyet berdatangan di atas bangunan sekolah saja.

"Kalau soal perusakan oleh monyet, saya baru tahu. Tetapi kalau banyak monyet dan sering bermain di atas bangunan sekolah itu sudah sering saya lihat," katanya.

Bangunan dan ruang kelas sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan alami rusak parah.
Bangunan dan ruang kelas sekolah di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, Kuningan alami rusak parah. (Dok. Humas Damkar Kuningan)

Terpisah Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi mengklaim telah menerima informasi dan keluhan dari warga sekitar.

Terlebih dengan aksi kawanan monyet liar hingga melakukan pe rusakan sejumlah fasilitas pendidikan.

"Soal laporan ada kawanan monyet hingga me rusak meja, kursi dan perlengkapan lain di sekolah di Desa Purwasari. Saya sudah terima laporannya dan itu benar terjadi," katanya.

Dari kejadian demikian, Khadafi bareng petugas damkar lainnya itu langsung terjun ke lokasi dan melakukan perburuan.

"Dari laporan tadi, kami ke lokasi dan melaksanakan perburuan. Namun hingga menunggu sekitar dua jam lebih, hewan liar itu tidak muncul - muncul," katanya.

Dalam perburuan tadi, kata Khadafi mengaku bahwa pelaksanaan perburuan itu usai berkordinasi dengan Perbakin dan orang - orang dari Perbakin pun di libatkan.

"Iya, saat melalukan perburuan primata liar, kami bareng Perbakin mencari kawanan monyet tersebut," katanya.

Khadafi berpesan kepada warga siapapun tetap berjaga dan melarangnya memberi makanan hewan liar tersebut.

"Kejadian hewan liar atau kawanan monyet ini buka satu dua kali, jadi kami mohon kepada warga untuk tetap waspada dan jangan kasih makan itu monyet," katanya. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved